Jakarta, situsenergi.com
Pertamina Patra Niaga bersama BPH Migas mempercepat distribusi BBM subsidi di Jawa Timur setelah sempat terjadi antrean kendaraan di sejumlah SPBU. Monitoring selama 1-2 Juli menunjukkan kondisi penyaluran Biosolar mulai membaik, terutama di wilayah Surabaya dan Gresik.
Pemantauan melibatkan Kepala BPH Migas, Ditjen Penegakan Hukum Kementerian ESDM, serta Ombudsman. Tim meninjau rantai distribusi mulai dari Terminal BBM hingga SPBU untuk memastikan pasokan berjalan lancar.
Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, menyebut antrean kendaraan kini berangsur turun. “Sesuai laporan dari Pertamina Patra Niaga dan kami cek langsung ke lapangan, antrean ini sudah sangat melandai. Rerata saat ini antrean sekitar 5-6 truk long chasis dan situasi ini juga tidak mengganggu rutinitas masyarakat,” ujarnya.

Executive General Manager Regional Jatimbalinus Pertamina Patra Niaga, Iwan Yudha Wibawa, mengatakan perusahaan memperkuat distribusi dengan menambah operasional mobil tangki selama 24 jam, mempercepat pengiriman, dan menggandakan skema alih suplai. “Alih suplai dilaksanakan dua kali lipat sehingga BBM yang dikirimkan semakin bertambah untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan energi bagi masyarakat,” katanya.

Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi, memastikan stok BBM di SPBU dan Terminal BBM Jawa Timur tetap aman. Pertamina juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan menggunakan energi sesuai kebutuhan. (*)
Leave a comment