Jakarta, situsenergi.com
PT Elnusa Tbk atau ELSA terus mempercepat dukungan terhadap peningkatan produksi migas nasional. Lewat proyek workover di 51 sumur milik Pertamina EP (PEP) Zona 4 di Sumatera Selatan, Elnusa sukses mendorong kenaikan produksi hingga 432 barel per hari sepanjang 2025.
Proyek ini mencakup sejumlah wilayah strategis, mulai dari Prabumulih, Limau, Pendopo, Adera, hingga Ramba. Tim Wireline Services Elnusa menjalankan layanan logging dan perforasi guna mengevaluasi reservoir, memastikan integritas casing, serta membuka kembali lapisan produksi yang masih potensial.
Direktur Operasi PT Elnusa Tbk, Andri Haribowo, menegaskan teknologi menjadi kunci utama dalam optimalisasi sumur eksisting.
“ Kami melakukan logging untuk identifikasi hidrokarbon lebih akurat dan perforasi agar produksi dapat kembali optimal,” ujar Andri.
Dalam proyek ini, Elnusa mengandalkan teknologi Saturation Logging Tool atau RPM by Elnusa. Teknologi tersebut membantu meningkatkan efektivitas dan efisiensi layanan sekaligus menghadirkan solusi yang lebih ekonomis bagi pengguna jasa migas.
Tak hanya mendongkrak produksi, proyek workover ini juga berhasil menghidupkan kembali sejumlah sumur tua yang sebelumnya berada dalam kondisi idle. Langkah itu dinilai penting untuk menjaga pasokan energi nasional di tengah tantangan produksi migas domestik.
Andri menambahkan, kemampuan teknologi dan layanan Elnusa diharapkan mampu mendukung target pemerintah mencapai produksi minyak 1 juta barel per hari.
“Dengan teknologi yang kami miliki, Elnusa dapat mendukung target pemerintah mencapai produksi 1 juta barel per hari,” katanya.

Elnusa menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan berbasis teknologi terbaru demi memperkuat ketahanan energi nasional dan meningkatkan kinerja sektor hulu migas Indonesia. (DIN/GIT)
Leave a comment