Jakarta, situsenergi.com
PT Pertamina Training and Consulting (PTC) menunjukkan ketangguhannya di tengah fluktuasi industri sepanjang 2025. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025, perusahaan mencatat laba audited sebesar Rp152,9 miliar atau tumbuh 1,04% dibandingkan tahun sebelumnya.
Capaian tersebut dipaparkan dalam agenda RUPS yang digelar di Ballroom Sustainability PTC, Gedung Oil Centre, Jakarta, 7 Mei 2026. Pertumbuhan laba itu sekaligus memperlihatkan kemampuan PTC menjaga performa bisnis sambil menjalankan transformasi adaptif di tengah dinamika pasar.
PTC juga sukses mempertahankan Effectiveness Tax Ratio (ETR) di level 23,3%. Angka ini bahkan melampaui target RKAP 2025 Revisi.
Sepanjang 2025, bisnis manpower masih menjadi tulang punggung pendapatan perusahaan dengan kontribusi 70,88%. Sementara lini Others Business seperti consulting, event management, dan IT menyumbang 21,96%. Adapun Development Center berkontribusi sebesar 7,16%.
Direktur Utama PTC Muhammad S. Fauzani menegaskan capaian tersebut menjadi sinyal positif atas keselarasan strategi bisnis perusahaan. PTC pun siap mengakselerasi roadmap transformasi bertajuk “Driving Nine to Twentynine”.
Tak hanya dari sisi keuangan, PTC juga memborong 19 penghargaan dan 9 sertifikasi nasional maupun internasional sepanjang 2025. Beberapa di antaranya ISO 14001:2015 Sistem Manajemen Lingkungan, ISO 45001:2018 Sistem Manajemen K3, hingga credit rating idA+ dari PEFINDO.

Di bidang tata kelola perusahaan, skor Good Corporate Governance (GCG) PTC mencapai 111,75% atau naik 2,82% dibandingkan tahun sebelumnya. PTC juga tetap mempertahankan predikat Leadership in Corporate Governance.
Sementara pada aspek sosial dan lingkungan, perusahaan mencatat skor Social Return on Investment (SROI) sebesar 1:4,50. Artinya, setiap Rp1 yang diinvestasikan dalam program sosial mampu menghasilkan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan senilai Rp4,50.

RUPS tersebut turut dihadiri Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen Amir Faisal, jajaran direksi, dewan komisaris, hingga perwakilan pemegang saham dari PT Pertamina (Persero) dan PT Pertamina Pedeve Indonesia. (*)
Leave a comment