Jakarta, situsenergi.com
Pertamina membuka peluang kerja sama strategis dengan SLB dalam ajang Offshore Technology Conference (OTC) di Houston, Amerika Serikat, demi mempercepat peningkatan produksi migas nasional sekaligus memperkuat ketahanan energi Indonesia.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi Pertamina untuk mengoptimalkan sumber daya domestik melalui pemanfaatan teknologi global, efisiensi operasional, hingga pengurangan emisi karbon.
Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki Muraza, menegaskan bahwa kolaborasi dengan perusahaan teknologi energi dunia menjadi kunci untuk mendorong produksi migas yang lebih agresif dan berkelanjutan.
“Kolaborasi dengan mitra teknologi seperti SLB merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Kami tidak hanya mendorong peningkatan produksi, tetapi juga memastikan operasi yang efisien, kompetitif, dan berkelanjutan,” ujar Oki.
Dalam penjajakan tersebut, Pertamina dan SLB membahas sejumlah fokus utama, mulai dari optimalisasi aset, peningkatan keandalan operasional, efisiensi biaya, penguatan teknologi digital dan data, hingga upaya menekan emisi karbon.
SLB dikenal sebagai perusahaan teknologi energi global yang memiliki solusi terintegrasi di seluruh rantai bisnis energi. Perusahaan ini mengembangkan teknologi eksplorasi dan produksi migas, sistem digital, hingga solusi energi rendah karbon untuk mendukung target net zero emission.
Pertamina menilai kapabilitas SLB dapat mempercepat transformasi sektor hulu migas Indonesia. Dukungan teknologi subsurface, sistem produksi, dan solusi digital dinilai penting untuk meningkatkan performa industri energi nasional di tengah tantangan global.
Kerja sama ini juga memperlihatkan arah baru pengembangan migas nasional yang tidak hanya mengandalkan cadangan energi, tetapi juga integrasi teknologi, efisiensi, dan keberlanjutan bisnis.

Melalui sinergi dengan mitra global, Pertamina berharap target produksi migas nasional dapat tercapai lebih cepat sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi investasi energi dunia. Langkah ini juga diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui ketahanan energi yang lebih kuat dan berkelanjutan. (*)
Leave a comment