Jakarta, Situsenergi.com
PT Pertamina Patra Niaga (PPN) memperkuat ketahanan energi nasional dengan strategi operasional yang lebih adaptif menjelang mudik Lebaran 2026. Perusahaan ini memastikan proses pengolahan minyak mentah hingga distribusi BBM berjalan optimal saat permintaan meningkat.
Salah satu langkah kunci yang dijalankan yakni penerapan sistem Block Mode di Kilang Cilacap sejak Mei 2024. Inovasi ini mendorong fleksibilitas kilang dalam mengolah berbagai jenis minyak mentah sekaligus menekan ketergantungan pada satu sumber impor.
Direktur Operasi Kilang PPN, Didik Bahagia, menegaskan bahwa inovasi tersebut menjawab tantangan dinamika pasokan energi global. “Inovasi ini merupakan cara kilang yang dikelola PPN terus beradaptasi dengan kondisi pasokan minyak mentah serta memastikan kilang tetap relevan dengan zaman,” ujarnya.

Menurut Didik, Block Mode juga meningkatkan efisiensi produksi sehingga biaya pengolahan lebih terkendali. Selain itu, sistem ini membantu menjaga stabilitas pasokan BBM dengan meminimalkan risiko gangguan distribusi akibat ketergantungan pada satu wilayah pemasok.
Di sisi lain, PPN turut mengoptimalkan pengolahan cocktail crude, yakni teknik pencampuran beberapa jenis minyak mentah untuk meningkatkan efisiensi dan fleksibilitas operasional. Kombinasi dua strategi ini memperkuat kesiapan kilang dalam menghadapi lonjakan konsumsi selama arus mudik dan balik Lebaran.
“Menjelang mudik Lebaran 2026, masyarakat dapat lebih tenang karena pasokan BBM berada dalam kendali yang kuat,” kata Didik.

PPN memastikan operasional kilang berjalan 24 jam penuh, didukung tenaga kerja yang siaga menjaga distribusi energi tetap lancar bagi jutaan pemudik di seluruh Indonesia. (*)
Leave a comment