Jakarta, situsenergi.com
Pemerintah memastikan pasokan energi tetap aman menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026. Hal itu terlihat saat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral melakukan kunjungan ke fasilitas Pertamina Patra Niaga di Refinery Unit VI Balongan, Indramayu, Jawa Barat.
Kunjungan tersebut dipimpin Direktur Jenderal Migas ESDM, Laode Sulaeman, bersama Ketua Posko Nasional Ramadan–Idulfitri 2026 Erika Retnowati dan jajaran manajemen Pertamina.
Laode menegaskan kesiapan PT Pertamina (Persero) dalam menjaga ketersediaan energi selama musim mudik. Perusahaan telah mengaktifkan kembali Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri guna memastikan distribusi BBM dan LPG berjalan lancar.
“Bahwa kondisi sampai dengan pemenuhan kebutuhan baik untuk BBM, LPG dan minyak mentah, semuanya dapat tersedia dengan baik. Masyarakat tidak perlu panik dengan kondisi saat ini,” ujar Laode.
Menurut Erika Retnowati, langkah yang dilakukan Pertamina menunjukkan komitmen kuat dalam memenuhi kebutuhan energi masyarakat di tengah dinamika situasi global.

“Saya apresiasi tentunya pada Pertamina, yang dalam situasi yang tidak menentu seperti sekarang ini tetap berusaha maksimal untuk bisa memenuhi kebutuhan masyarakat,” kata Erika.
Sementara itu, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, memastikan seluruh infrastruktur energi siap menghadapi lonjakan permintaan selama Ramadan dan Lebaran.
“Selama periode Satgas Ramadan dan Idulfitri, kami menyiapkan berbagai layanan tambahan agar masyarakat merasakan pelayanan yang lebih ramah dan hangat,” jelas Ega.
Ia menambahkan, Pertamina juga membuka posko layanan di setiap wilayah operasional serta menyediakan kontak yang dapat dihubungi masyarakat jika terjadi kendala distribusi energi.

Sebagai informasi, Kilang Balongan memiliki tingkat kompleksitas tinggi dengan Nelson Complexity Index sekitar 11,9. Fasilitas ini mampu memproduksi berbagai jenis bahan bakar minyak dan produk petrokimia untuk mendukung kebutuhan energi nasional. (*)
Leave a comment