Home Uncategorized Pertamina Hulu Energi Tutup 2025 dengan Temuan Migas Baru di Mahakam, Potensi 106 Juta Barel!
Uncategorized

Pertamina Hulu Energi Tutup 2025 dengan Temuan Migas Baru di Mahakam, Potensi 106 Juta Barel!

Share
Share

Jakarta, situsenergi.com

Kabar besar datang dari sektor hulu migas di penghujung 2025. PT Pertamina Hulu Energi (PHE) berhasil menutup tahun dengan temuan sumber daya minyak dan gas bumi baru di Wilayah Kerja Mahakam, Kalimantan Timur. Temuan ini mempertegas peran PHE sebagai motor penguatan ketahanan energi nasional.

Melalui afiliasinya, PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), PHE menemukan potensi migas dari pengeboran sumur eksplorasi Metulang Deep (MDP)-1x di wilayah offshore South Mahakam. Pengeboran ini menjadi bagian dari strategi Near Field Exploration, pendekatan cepat yang memaksimalkan fasilitas lapangan migas yang sudah matang agar produksi bisa segera berjalan.

Direktur Eksplorasi PHE, Muharram Jaya Panguriseng, menegaskan temuan ini bukan hasil kebetulan. “Keberhasilan ini adalah bukti nyata dedikasi tim eksplorasi kami dalam menerapkan konsep eksplorasi baru di area mature, dengan dukungan erat SKK Migas dan Kementerian ESDM,” ujarnya.

Dari hasil evaluasi awal, PHE memperkirakan sumber daya kontijen Original Oil in Place (OOIP) mencapai sekitar 106 juta barel ekuivalen minyak (MMBOE). Angka ini membuka peluang kontribusi signifikan terhadap lifting migas nasional sekaligus mendukung agenda swasembada energi.

Sejak mengelola Blok Mahakam pada 2018, PHM konsisten mencetak kinerja positif. Dari enam sumur eksplorasi yang dibor, empat di antaranya mencatatkan discovery, termasuk MDP-1x yang kini dinilai sebagai salah satu temuan penting.

Direktur Utama PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), Sunaryanto, menyebut eksplorasi sebagai kunci keberlanjutan produksi. “Dengan temuan MDP-1x, kami akan segera melangkah ke tahap pengembangan untuk menjaga produksi berkelanjutan dan memperkuat rasio cadangan terhadap produksi,” katanya.

Sumur MDP-1x dibor hingga kedalaman terukur 4.260 meter dan berhasil mengidentifikasi potensi menjanjikan di lapisan Sepinggan Carbonate Sequence (SCS) dan Sepinggan Deltaic Sequence (SDS). Uji alir di zona SCS mencatat laju produksi hingga 2.821 barel minyak per hari (BOPD) dan gas 5 MMSCFD, menegaskan bahwa lapangan mature masih menyimpan peluang besar jika dikelola dengan teknologi tepat.

Rangkaian keberhasilan ini melengkapi deretan temuan eksplorasi PHE sepanjang 2025 dan memperkuat pijakan investasi hulu migas Pertamina yang berkelanjutan, selaras dengan prinsip ESG dan tata kelola perusahaan yang bersih. (*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Pertamina Turun Tangan Pulihkan Luka Psikologis Anak Korban Bencana Sumatra, Trauma Healing Jadi Kunci

Jakarta, situsenergi.com Bencana alam tidak hanya merusak rumah dan infrastruktur, tetapi juga...

Menteri ESDM Puji Pertamina, Stok BBM dan LPG Aman Jelang Nataru 2025/2026

Jakarta, situsenergi.com Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengapresiasi...

Pertamina Patra Niaga Siaga Nataru, Wamen ESDM Cek Langsung Layanan di KM 57 dan Fuel Terminal Cikampek

Jakarta, situsenergi.com Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung...

Pertamina Salurkan Air Bersih Lewat Posko Siaga untuk Warga Aceh dan Sumatra

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina (Persero) mempercepat pemulihan masyarakat terdampak bencana di Aceh...