Home ENERGI Tugas Tim Posko Nasional ESDM Finish
ENERGI

Tugas Tim Posko Nasional ESDM Finish

Share
Tugas Tim Posko Nasional ESDM Finish
Tugas Tim Posko Nasional ESDM Finish
Share

Jakarta, Situsenergy.com

Bertempat di Gedung BPH Migas, Tim Posko Nasional ESDM yang terdiri dari BPH Migas, Badan Geologi KESDM, Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan KESDM, Direktorat Jenderal Migas KESDM, PT. Pertamina (Perdero), PT. AKR Corporindo, PT. PGN (Persero), PT. Pertagas Niaga, dan PT. PLN (Persero) melaporkan hasil kegiatan Posko Nasional ESDM selama periode Idulfitri Tahun 2018 yang dimulai pada tanggal 31 Mei 2018 sampai dengan tanggal 28 Juni 2018 atau H+13 Iedul Fitri.

Dalam pelayanan Bahan Bakar Minyak (BBM), Tim Posko Nasional ESDM melaporkan bahwa selama periode Iedul Fitri kemarin stok BBM berada dalam kondisi aman. Terjadi peningkatan pendistribusian BBM jenis bensin/gasoline sebesar 12% dari rata-rata pendistribusian normal.

“Premium kenaikannya 23 persen, Pertalite kenaikan 6 persen, kemudian Pertamax itu ada kenaikan 13 persen,” terang Anggota Komite BPH Migas Muhammad Ibnu Fajar pada konferensi pers Pelaksanaan Posko Nasional ESDM Hari Raya Idulfitri tahun 2018, akhir pekan lalu di Jakarta.

Sementara itu, untuk BBM jenis gasoil/solar terjadi penurunan pendistribusian sebesar 8% dari rata-rata pendistribusian normal. Dengan rincian Solar/Akrasol turun 8%, Dexlite turun 6% dan Pertamina Dex turun 1%.

“Jadi kalo Gasoline naik Solar nya turun, ini biasa terjadi di setiap Hari Raya karena memang aktivitas produksi di industri turun,” tambah Ibnu.

Sementara itu, untuk BBM jenis Avtur, Tim Posko Nasional ESDM melaporkan terjadi peningkatan pendistribusian Avtur 1,26% yang terjadi pada H-7 Idul Fitri sebesar 16 ribu KL atau meningkat 7,9%. Peningkatan ini terjadi di bandara-bandara utama yaitu, Soekarno Hatta di Banten, Ngurah Rai di Bali, Juanda di Surabaya dan Adi Sucipto di Yogyakarta.

Dalam meningkatkan pelayanan penyaluran BBM kepada masyarakat pada arus balik, Posko Nasional ESDM juga menyediakan tambahan sarana penunjang di jalur-jalur lintas Jawa dan Sumatera yang terdiri dari Kiosk Kemasan dengan total 72 titik, Motor Kemasan sejumlah 283 unit, Mobile Dispenser 32 unit, Kantong BBM SPBU sejumlah 117 titik, dan Serambi Pertamax dengan total 13 titik. (Fyan)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sudah Saatnya Prabowo Juga Pecah Kementerian ESDM Menjadi Kementerian Energi Dan Kementerian Sumber Daya Mineral

Jakarta, situsenergi.com Sudah saatnya pemerintahan Prabowo mempertimbangkan secara serius pemisahan Kementerian Energi...

Sofyano: Danantara Perlu Lanjutkan Merger BUMN Atau Subholding atau Anak Perusahaan BUMN

Jakarta, situsenergi.com Keberhasilan merger subholding di lingkungan PT Pertamina (Persero) patut diapresiasi...

Opini: Danantara Harus Jadi Alat Negara Mengembalikan Saham BUMN ke Pangkuan Bangsa

Oleh: Sofyano ZakariaDirektur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Keberadaan Danantara harus dimaknai...

KAI Perkuat Ketahanan Energi Lewat Angkutan Barang Non-Batubara

Jakarta, Situsenergi.com PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja solid pada awal...