Home ENERGI LPG Kemasan 3Kg Tanpa Subsidi Bakal Segera Hadir
ENERGI

LPG Kemasan 3Kg Tanpa Subsidi Bakal Segera Hadir

Share
LPG Kemasan 3Kg Tanpa Subsidi Bakal Segera Hadir
LPG Kemasan 3Kg Tanpa Subsidi Bakal Segera Hadir
Share

Jakarta, situsenergy.com

Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Fajar Harry Sampurno mengungkapkan, PT Pertamina (Persero) akan menjual elpiji 3 kg non subsidi.

Menurutnya, elpiji yang akan keluar dengan seri Bright Gas tersebut harganya sekitar Rp 39 ribu. “Mungkin Rp 39 ribu lah,” kata dia di Kementerian BUMN Jakarta, Kamis (21/6).

Ia mengungkapkan, harga tersebut jauh lebih tinggi dibanding elpiji 3 kg subsidi alias tabung melon. Saat ini, elpiji 3 kg sekitar Rp 20 ribu. “Sekarang Rp 20 ribu berarti subsidinya berapa banyak itu, Rp 39 ribu dikurangi Rp 20 ribu,” ujar dia.

Lebih jauh dikatakan, kehadiran produk tersebut tak akan mengurangi pasokan Elpiji 3 kg subsidi. Sebab, alokasi subsidi tetap sesuai dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). “Iya tetap, sesuai dengan APBN. Selama ini kan nggak pernah langka,” ucapnya.

Dia mengatakan, produk elpiji 3kg non subsidi yang dikeluarkan dengan seri Bright Gas tersebut akan dijual tahun ini meski belum disebutkan kapan pastinya.

Dia menuturkan, tabung yang dikeluarkan memiliki kualitas yang baik. “Tabungnya beda, tabungnya akan sama Bright Gas, jadi 3 kg ini serinya Bright Gas. Kita ngomongnya seri Perta kalau BBM gasoline,” katanya.

Fajar mengatakan, adanya produk ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat mampu pada tabung yang ringan.

“Jadi subsidi sebenarnya disalurkan keluarga pra sejahtera dan usaha mikro, kenyataannya masih dipakai. Kenapa, karena memang enak, gampang bawanya, ringan,” tukasnya.

Apalagi, selama ini masyarakat mampu juga menggunakan Elpiji 3 kg subsidi. “Jadi subsidi sebenarnya disalurkan keluarga pra sejahtera dan usaha mikro, kenyataannya masih dipakai. Kenapa, karena memang enak, gampang bawanya, ringan,” pungkasnya.(adi)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Solusi Percepat Transisi Energi

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan Bio-Compressed Natural Gas (Bio-CNG) berbasis limbah kelapa sawit kini...

Rig PDSI Temukan Minyak 3.176 Barel per Hari, Sumur Baru di Prabumulih Bikin Optimistis

Jakarta, situsenergi.com Kinerja pengeboran PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) kembali mencuri...

Bioenergi Disebut Mampu Pangkas 12 Juta Ton Emisi dan Ciptakan 150 Ribu Lapangan Kerja

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan bioenergi nasional dinilai mampu memberikan manfaat ganda, mulai dari...

Selat Hormuz dan Perpres 26/2026 : Ketika Negara Belajar Membeli Minyak dalam Keadaan Darurat

Oleh : Andi N Sommeng Ada saat ketika negara tidak cukup hanya...