Home MIGAS Pertamina PDC Catatkan Zero NOA dan Zero LTI Di Tahun 2022
MIGAS

Pertamina PDC Catatkan Zero NOA dan Zero LTI Di Tahun 2022

Share
Share

Jakarta, Situsenergi.com

PT Patra Drilling Contractor (Pertamina PDC) mencatatkan kinerja cemerlang di tahun 2022 dengan nihil jumlah kecelakaan kerja (NOA/Number of Accident) dan LTI (Lost Time Incident)

Direktur Utama Pertamina PDC, Faried Iskandar Dozyn menuturkan NOA dan LTI di tahun lalu secara total mencapai lebih dari 24,1 juta jam kerja selamat sejak LTI terakhir (18 Mei 2018). Adapun Total Safe Man Hour PDC selama tahun 2022 mencapai 6.786.105 jam kerja selamat.

“Operasi yang selamat, aman, terukur, dan andal, serta sesuai dengan peraturan yang berlaku menjadi prinsip dan komitmen perusahaan. Perusahaan pun menekankan setiap Perwira PDC mesti melakukan pekerjaannya dengan berpedoman pada Golden Rules Pertamina; Patuh, Intervensi, dan Peduli, secara konsisten,” jelas Faried dalam keterangannya, Senin (15/5/2023).

Kinerja positif ini juga ditandai dengan perolehan pendapatan hingga Rp2,7 triliun dari target rencana kerja dan anggaran perusahaan (RKAP) sebesar Rp1,8 triliun.

Apresiasi yang sama disampaikan Manager HSSE PDC, Bagus Uji Widihartono. Menurutnya, budaya dan nilai-nilai HSSE telah menjadi dasar setiap kegiatan Perwira Pertamina, termasuk PDC, yang menjadi perusahaan jasa penunjang kegiatan minyak dan gas di lingkungan Pertamina Grup.

“Pencapaian HSSE ini membuktikan upaya dan kinerja terbaik seluruh Perwira PDC serta menegaskan komitmen perusahaan dalam memastikan operasi yang selamat, aman, dan andal,” imbuh Bagus.

Dan sebagai wujud nyata komitmen penerapan HSSE, di bulan Maret tahun 2023 PDC kembali berhasil meraih penghargaan dalam ajang WSO Indonesia Safety Culture Award – WSO Pakistan Safety Culture Award (WISCA – WPSCA) 2023 kategori emas atau bintang empat.

Kardaya Warnika: Reformasi Subsidi BBM Harus Utamakan Stok

WPSCA Award merupakan penghargaan yang diberikan kepada perusahaan yang sudah menjalankan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan beberapa parameter penilaian, yakni perusahaan telah menjalankan program budaya K3, mengukur level budaya K3, membangun komitmen manajemen dan pekerja, kemudian mengimplementasikan Sistem Manajemen K3. (DIN/SL)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

PHR Gaspol Produksi Migas, EPF Baru di Libo GS Resmi Beroperasi

LIBO, situsenergi.com PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona Rokan resmi mengoperasikan Early...

CCS Indonesia Makin Ngebut, PHE Bidik Peluang Ekonomi Baru dari Karbon

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mempertegas langkah dekarbonisasi lewat pengembangan...

Pertamina Hulu Indonesia Gebrak Konservasi Orang Utan, 600 Ribu Pohon Ditanam di Kalimantan

Balikpapan, situsenergi.com PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) memperkuat konservasi orang utan di...

236 Program Sosial PHE Bertarung, Dua Wilayah Sabet Gelar Tertinggi CID Award 2026

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina Hulu Energi (PHE) kembali mengapresiasi berbagai terobosan pemberdayaan...