Home LISTRIK Waduh!! Insentif Pembelian Mobil Listrik Ternyata Belum Ditetapkan Formulanya
LISTRIK

Waduh!! Insentif Pembelian Mobil Listrik Ternyata Belum Ditetapkan Formulanya

Share
Waduh!! Insentif Pembelian Mobil Listrik Ternyata Belum Ditetapkan Formulanya
Share

Jakarta, Situsenergi.com

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasamita menegaskan bahwa formula dan skema pemberian insentif bagi pembelian kendaraan listrik hingga saat ini belum diputuskan dan masih dalam pembahasan mendalam.

Oleh sebab itu, isu-isu yang berkembang liar terkait insentif kendaraan listrik yang menyebabkan pasar terguncang perlu menjadi perhatian bersama. Agus menyatakan bahwa pemerintah masih akan membahas secara mendalam yang kemudian akan dikonsultasikan dengan DPR RI untuk mendapat persetujuan sebelum program insentif ini digulirkan.

“Time frame (insentif kendaraan listrik) belum ada padahal ini ada kaitannya dengan anggaran di tahun 2023 yang sudah diketok, jadi kita perlu berbicara dengan DPR untuk menyisir anggaran setelah disepakati formulasinya,” ujar Agus Gumiwang dalam konferensi pers Akhir Tahun 2022 dan Outlook Industri 2023 di kantornya, Selasa (27/12/2022).

Dijelaskan bahwa pembahasan lanjutan untuk menentukan skema pemberian insetif pembelian kendaraan listrik (bus, motor dan mobil) akan kembali digelar pemerintah di awal Januari 2023 mendatang. Dengan begitu hingga kini belum ada keputusan resmi pemerintah terkait insentif tersebut. 

“Rapat pertama untuk membahas insentif ini akan kita lakukan di minggu awal Januari (2023) yang akan dikoordinir oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. Nanri setelah disepekati satu formulasinya kita baru akan bicara dengan DPR,” ulasnya. 

Meski belum ada kepastian terkait skema, besaran dan waktu pemberian insentif pembelian kendaraan listrik, Agus memastikan bahwa rencana ini digulirkan dalam rangka untuk mendorong percepatan pengembangan ekosistem industri berbasis baterai atau listrik di Indonesia. 

“Yang pasti kendaraan listrik itu adalah yang memiliki pabrik di Indonesia, itu syarat umumnya. Untuk rumusan dan formulanya masih kita finalisasi,” pungkas Agus.(DIN/SL)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

PLN Journalist Awards 2025 Jaring 1.329 Karya, PLN Apresiasi Peran Strategis Media

Jakarta, Situsenergi.com PT PLN (Persero) kembali menggelar PLN Journalist Awards (PJA) 2025...

YBM PLN Tebar 45 Ribu Paket Ramadan 1447 H, Ribuan Warga Langsung Rasakan Manfaatnya

Jakarta, situsenergi.com Ramadan 1447 H menjadi momentum berbagi bagi insan PT PLN...

Kolaborasi Desa Jadi Kunci PLN EPI Kejar Target Biomassa 3,65 Juta Ton demi Net Zero Emission

Jakarta, situsenergi.com PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) mempercepat langkah menuju...

UMKM Pantai Bagek Kembar Naik Level! PLN EPI Ajarkan Digital Marketing hingga Legalitas Usaha

Jakarta, situsenergi.com PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) langsung tancap gas...