Home MINERBA ETI Dapat Kontrak Pengangkutan Batubara Untuk Kebutuhan PLTU
MINERBA

ETI Dapat Kontrak Pengangkutan Batubara Untuk Kebutuhan PLTU

Share
Share

Jakarta, situsenergi.com

Anak usaha PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI), PT. Energy Transporter Indonesia (ETI) menikmati berkah dari tren peningkatan permintaan batubara. ETI tercatat memperoleh kontrak pengangkutan batubara untuk memasok beberapa PLTU di Pulau Jawa.

Erizal Darwis, Direktur TCPI mengatakan kontrak pengangkutan batubara tersebut akan dijalankan selama 4 bulan dengan perkiraan nilai kontrak sebesar Rp202 miliar. Klien untuk order pengangkutan batubara ini datang dari salah satu perusahaan besar di Kalimantan Timur.

“Dengan diperolehnya jasa pengangkutan batubara ini, kelangsungan usaha tetap terjaga dan terjamin dengan baik,” kata Erizal dalam keterangannya, Selasa (9/11/2021).

Erizal menjelaskan jasa pengangkutan ini berdampak positif terhadap kegiatan operasional ETI. Kedepannya, Erizal berharap agar order serupa terus mengalir sehingga mampu mendorong perbaikan kinerja perusahaan secara konsolidasi.

“Dari sisi Hukum ETI berkewajiban untuk mengangkut batubara Pelanggan dan berhak untuk menerima pembayaran biaya pengangkutan sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam kontrak,” pungkasnya. (DIN/RIF)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

ESDM Kaji Hilirisasi Batubara Rendah Kalori Jadi Migas

Jakarta, Situsenergi.com Pemerintah berencana mengoptimalkan pemanfaatan batu bara berkalori rendah (low kalori)...

Bikin Heboh! Raksasa Alat Berat Resmi Gandeng ABC Multifinance di Mining Indonesia 2026

​JAKARTA, Situsenergi.com Ajang pertambangan terbesar, Mining Indonesia 2026, resmi dibuka di Jakarta...

PTBA Targetkan Proyek Hilirisasi Batubara Digarap Tahun Depan

Jakarta, Situsenergi.com PT Bukit Asam Tbk (PTBA) komitmen menjalankan proyek hilirisasi batubara...

Timah Rakyat Tetap Dibeli, Pemerintah Siapkan Aturan Baru

Jakarta, Situsenergi.com Pemerintah mengambil langkah cepat untuk mengatasi persoalan tata kelola pertimahan...