Home ENERGI Yakin Nih, Proyek Green Energi Bakal Terbesar di Dunia ada di Kaltara
ENERGI

Yakin Nih, Proyek Green Energi Bakal Terbesar di Dunia ada di Kaltara

Share
Share

Jakarta, situsenergi.com

Pemerintah melalui Kementerian Investasi / BKPM menyebutkan akan membangun kawasan industri green energi terbesar di Kalimantan Utara (Kaltara) untuk menunjang investasi di luar pulau Jawa.

Menteri Investasi / BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan, pemerintah akan segera mengumumkan dalam waktu dekat dimana Kaltara akan menjadi salah satu sumber energi ramah lingkungan terbesar di Indonesia dan dunia.

“Bahkan sekarang kita akan bangun kawasan industri green energy di Kaltara nanti akan kami umumkan dengan Kemenkomarves itu investasinya besar besaran nilainya puluhan billion dolar,” Kata Bahlil kepada wartawan.

Proyek investasi green energy di Kalimantan Utara tersebut, kata dia, nantinya musti melibatkan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di sekitar proyek, sehingga bisa mendongkrak perekonomian daerah setempat.

Hal ini juga telah diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Bahlil meyakini, kawasan green energy yang bersifat hilirisasi tersebut akan mampu terealisasi. Kendati begitu, ia masih enggan menjelaskan lebih detail terkait rencana investasi tersebu

Dikatakannya, di tengah pandemi covid -19, industri hilirisasi menjadi salah satu industri yang tidak terlalu terdampak virus covid-19 dan industri hilirisasi adalah industri yang sangat menjanjikan dan banyak terdapat di luar pulau Jawa.

“Covid – 19 ini sebenarnya tidak terlalu berdampak ke investasi yang bersifat hilirisasi dan rata rata di luar pulau jawa itu hilirisasi”, terang dia.

Upaya untuk mendorong pemerataan investasi di luar Pulau Jawa dilakukan dengan beberapa strategi di antaranya pertama, memberikan insentif yang lebih menarik kepada investor yang akan menanamkan modal di luar Jawa.

“Kementerian Investasi juga membantu investor dalam menyelesaikan berbagai kendala yang dihadapi saat akan merealisasikan investasinya meliputi perizinan dan memberikan rasa aman terkait kondisi stabilitas politik dalam negeri,” terang dia. (SA/RIF)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Rig PDSI Temukan Minyak 3.176 Barel per Hari, Sumur Baru di Prabumulih Bikin Optimistis

Jakarta, situsenergi.com Kinerja pengeboran PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) kembali mencuri...

Bioenergi Disebut Mampu Pangkas 12 Juta Ton Emisi dan Ciptakan 150 Ribu Lapangan Kerja

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan bioenergi nasional dinilai mampu memberikan manfaat ganda, mulai dari...

Selat Hormuz dan Perpres 26/2026 : Ketika Negara Belajar Membeli Minyak dalam Keadaan Darurat

Oleh : Andi N Sommeng Ada saat ketika negara tidak cukup hanya...

Kemenkeu-ESDM Kompak Gaspol! Purbaya dan Bahlil Siap Genjot PNBP hingga Listrik Desa

Jakarta, situsenergi.com Kementerian Keuangan dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)...