Home ENERGI PTBA Sebut Bos Inalum Harus Melek Dunia Pertambangan
ENERGI

PTBA Sebut Bos Inalum Harus Melek Dunia Pertambangan

Share
Share

Jakarta, Situsenergy.com

Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk (PTBA), Arviyan Arifin, berharap kekosongan jabatan Direktur Utama (Dirut) Induk holding Pertambangan, PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum), segera dapat diisi oleh orang yang kompeten. Pasalnya eks Dirut Inalum, Budi Gunawan Sadikin (BGS), ditarik menjadi Wakil Menteri BUMN.

Arviyan Arifin berharap sosok yang nantinya akan menggantikan BGS harus memahami dunia tambang karena Inalum adalah induk BUMN pertambangan. Beberapa perusahaan tambang yang dipegang inalum adalah PTBA, PT Antam (Persero) Tbk [ANTM], PT Timah (Persero) Tbk [TINS], dan PT Freeport Indonesia (PTFI).

“Menurut saya (bos Inalum baru) harus yang mengerti soal industri (tambang) ini dan punya komitmen untuk mengembangkan industri ini, (tambang ini) industri strategis di Indonesia, tantangannya cukup besar,” kata Arviyan dalam keterangannya, Senin (4/11).

Arviyan mengungkapkan bahwa Dirut yang terpilih nantinya dapat mendorong percepatan hilirisasi tambang, sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yakni BUMN tidak menjual barang primer. Selain itu, Arviyan melihat konsep holding BUMN pertambangan sangat membantu BUMN agar lebih efisien. Contohnya dalam pengadaan solar PTBA yang bisa digabung dengan Inalum sehingga harga yang dipatok bisa lebih murah karena volume yang lebih besar.

“Dari sisi pengembangan SDM juga demikian kita bisa sama-sama mengembangkan SDM. Banyaklah hal-hal positif dengan adanya holding ini,” pungkasnya. (DIN/rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Solusi Percepat Transisi Energi

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan Bio-Compressed Natural Gas (Bio-CNG) berbasis limbah kelapa sawit kini...

Rig PDSI Temukan Minyak 3.176 Barel per Hari, Sumur Baru di Prabumulih Bikin Optimistis

Jakarta, situsenergi.com Kinerja pengeboran PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) kembali mencuri...

Bioenergi Disebut Mampu Pangkas 12 Juta Ton Emisi dan Ciptakan 150 Ribu Lapangan Kerja

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan bioenergi nasional dinilai mampu memberikan manfaat ganda, mulai dari...

Selat Hormuz dan Perpres 26/2026 : Ketika Negara Belajar Membeli Minyak dalam Keadaan Darurat

Oleh : Andi N Sommeng Ada saat ketika negara tidak cukup hanya...