Home ENERGI Aksi Peduli Lingkungan, Pekerja Pertamina Sisihkan Gajinya Untuk Tanam Mangrove
ENERGI

Aksi Peduli Lingkungan, Pekerja Pertamina Sisihkan Gajinya Untuk Tanam Mangrove

Share
Share

Jakarta, Situsenergy.com

Demi mencegah terjadinya abrasi pantai dan sekaligus upaya pelestarian alam, Serikat Pekerja Forum Komunikasi Pekerja dan Pelaut Aktif Pertamina (SP FKPPA Pertamina) dan Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB), menggelar aksi tanam pohon magrove di Pulau Untung, Kepulauan Seribu. Aksi ini melibatkan 150 Orang (peserta dan panitia), yang berasal dari perwakilan 18 Serikat Pekerja yang merupakan Konstituen dari FSPPB, perwakilan mahasiswa dan masyarakat sekitar.

Ketua Umum SP FKPPA, Nur Hermawan, mengatakan bahwa hutan mangrove sangat berperan penting dalam menjaga garis pantai agar tetap stabil. Menurutnya dengan adanya populasi pohon dan semak yang ada pada hutan mangrove tersebut dapat melindungi tepian pantai dari terjangan ombak langsung yang berpotensi menghantam dan merusak bibir pantai. Selain itu, peran penting hutan mangrove juga dapat melindungi pantai dan tebing sungai dari kerusakan, seperti erosi dan abrasi.

“Saya ingin menyampaikan bahwa kegiatan penanaman bibit-bibit mangrove ini, bisa terlaksana atas support dari semua pekerja Pertamina. Bibit-bibit mangrove ini didapatkan dari pekerja – pekerja Pertamina yang menyisihkan gajinya sebagai bentuk kepedulian mereka terhadap masyarakat dan lingkungan,” ulas Nur Hermawan dalam keterangannya, Senin (23/9).

Lebih lanjut, aksi peduli lingkungan tersebut juga sebagai upaya konservasi keanekaragaman hayati (bio-diversity) di wilayah pantai. Diharapkan nantinya hutan magrove dapat eksis sehingga membantu dalam penyerapan karbon dioksida (CO2) di atmosfer.

Dijelaskannya manfaat dari aksi penanaman mangrove ini memang tidak bisa langsung dirasakan saat ini melainkan untuk jangka panjang. Dia berharap hutan mangrove tersebut nantinya bisa menjadi lokasi ekowisata dan ekopendidikan yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat lingkungan Pulau Untung Jawa.

“Karena itu, setelah kita tanam kami mengajak seluruh pihak untuk bisa menjaga serta memeliharanya bersama supaya dapat tumbuh dengan baik agar kelak generasi mendatang dapat memetik hasilnya yaitu memberi kualitas lingkungan yang semakin baik,” pungkas Nur Hermawan. (DIN)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Solusi Percepat Transisi Energi

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan Bio-Compressed Natural Gas (Bio-CNG) berbasis limbah kelapa sawit kini...

Rig PDSI Temukan Minyak 3.176 Barel per Hari, Sumur Baru di Prabumulih Bikin Optimistis

Jakarta, situsenergi.com Kinerja pengeboran PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) kembali mencuri...

Bioenergi Disebut Mampu Pangkas 12 Juta Ton Emisi dan Ciptakan 150 Ribu Lapangan Kerja

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan bioenergi nasional dinilai mampu memberikan manfaat ganda, mulai dari...

Selat Hormuz dan Perpres 26/2026 : Ketika Negara Belajar Membeli Minyak dalam Keadaan Darurat

Oleh : Andi N Sommeng Ada saat ketika negara tidak cukup hanya...