Home ENERGI Pemerintah Optimis Realisasi Investasi Sektor Gatrik Bakal Lampaui Target
ENERGI

Pemerintah Optimis Realisasi Investasi Sektor Gatrik Bakal Lampaui Target

Share
Share

Jakarta, situsenergy.com

Kementerian ESDM mengklaim realisasi investasi di sektor ketenagalistrikan (gatrik) menunjukkan tren yang positif di tahun 2019 ini. Hingga Mei 2019 lalu target realisasi investasi secara bulanan selalu terlampaui.

Pada Januari 2019 targetnya sebesar USD360 juta sementara realisasi sebesar USD1,06 miliar. Di Februari ditargetkan sebesar USD840 juta namun realisasinya mencapai USD1,97 miliar, sedangkan pada Maret 2019 target sebesar USD1,2 miliar dengan realisasi mencapai USD2,61 miliar.

Kemudian untuk bulan April ditargetkan sebesar USD1,81 miliar dengan total realisasi mencapai USD4,02 miliar. Dan untuk bulan Mei 2019 target investasi sebesar USD2,41 miliar dengan tingkat realisasi melebihi yaitu USD4,74 miliar. Diyakini secara full year target realisasi investasi sebesar USD12,04 miliar hingga akhir tahun 2019 ini bakal tercapai.

“Sampai sekarang realisasi melebihi target – target kami. Hingga akhir tahun target kami USD12 miliar. Di bulan kesembilan nanti biasanya ada lelang – lelang gitu, nah itu akan cepat sekali (realisasi investasi),” kata Direktur Pembinaan Program Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jisman Hutajulu dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Selasa (2/7).

Jisman memproyeksikan hingga akhir tahun ini realisasi investasi akan tembus di level USD14 miliar. Apabila hal itu tercapai maka akan melebihi target yang ditetapkan. Untuk realisasi investasi yang dikucurkan investor diperuntukkan membiayai proyek pembangkit, transmisi hingga pembangunan gardu induk.

Menurutnya, semakin membaiknya realisasi investasi sepanjang tahun ini tidak lepas dari berbagai terobosan pemerintah dalam memfasilitasi minat investor. Terlebih dengan adanya Online Single Submission (OSS) yang digulirkan pemerintah akan semakin memudahkan investor dalam memperoleh perizinan investasi.

“Detail per bulan 2019 status sampai Mei realisasi ada kenaikan, bisa jadi akibatnya makin sederhananya, makin cepat dan murahnya segala macam perizinan di sub sektor ketenagalistrikan, kita selalu berupaya memperbaiki tingkat easy of doing bussines (EOBD) di Indonesia,” pungkasnya. (DIN)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sudah Saatnya Prabowo Juga Pecah Kementerian ESDM Menjadi Kementerian Energi Dan Kementerian Sumber Daya Mineral

Jakarta, situsenergi.com Sudah saatnya pemerintahan Prabowo mempertimbangkan secara serius pemisahan Kementerian Energi...

Sofyano: Danantara Perlu Lanjutkan Merger BUMN Atau Subholding atau Anak Perusahaan BUMN

Jakarta, situsenergi.com Keberhasilan merger subholding di lingkungan PT Pertamina (Persero) patut diapresiasi...

Opini: Danantara Harus Jadi Alat Negara Mengembalikan Saham BUMN ke Pangkuan Bangsa

Oleh: Sofyano ZakariaDirektur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Keberadaan Danantara harus dimaknai...

KAI Perkuat Ketahanan Energi Lewat Angkutan Barang Non-Batubara

Jakarta, Situsenergi.com PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja solid pada awal...