Jakarta, Situsenergi.com
Pasokan energi listrik di Batam akan semakin andal seiring dengan makin dekatnya penyaluran gas Natuna ke wilayah tersebut. PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI), mencatat kemajuan signifikan setelah sukses melaksanakan Gas-In Commissioning pipa bawah laut West Natuna Transportation System (WNTS) Pemping.
Tahapan ini menjadi milestone krusial dalam membawa gas dari Natuna masuk ke sistem kelistrikan dalam negeri, khususnya untuk mendukung pembangkit PLN Batam di Tanjung Uncang, serta memperkuat keandalan pasokan energi di Sumatra Bagian Tengah dan Jawa Barat. Setelah pengujian pipa bawah laut selesai, proyek berlanjut ke tahap commissioning Onshore Receiving Facility (ORF) di Pulau Pemping sebelum gas dialirkan penuh ke unit pembangkit.

Plh. Direktur Utama PLN EPI, Rakhmad Dewanto, menegaskan komitmen perusahaan dalam mengawal keberlanjutan proyek vital ini hingga pasokan gas benar-benar terdistribusi secara optimal.
“PLN EPI akan terus mengawal tahapan berikutnya hingga gas dapat mengalir ke pembangkit,” ujar Rakhmad dalam keterangannya, Rabu (7/10/2026).
Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, turut menyampaikan apresiasinya atas kelancaran proses teknis di lapangan serta harapannya agar gas Natuna dapat segera memberikan dampak positif bagi kebutuhan energi nasional.
“Alhamdulillah, pada hari ini tanggal 4 Oktober 2026, jam 00.00 WIB telah berhasil melaksanakan Gas-In Commissioning Pipa WNTS–Pemping bawah laut dengan aman, selamat, dan lancar,” ujar Djoko. (DIN/GIT)
Leave a comment