Home MIGAS Pasir Jadi Biang Kerok, Pertamina Temukan Jurus Baru Dongkrak Produksi Sumur Migas
MIGAS

Pasir Jadi Biang Kerok, Pertamina Temukan Jurus Baru Dongkrak Produksi Sumur Migas

Share
Pasir Jadi Biang Kerok, Pertamina Temukan Jurus Baru Dongkrak Produksi Sumur Migas
Share

Balikpapan, Situsenergi.com

Masalah pasir yang ikut keluar bersama aliran produksi sempat menghambat optimalisasi Sumur N-317L di Lapangan Nilam, Wilayah Kerja (WK) Sanga Sanga, Kalimantan Timur. Namun, Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) menemukan solusi lewat teknologi surface desander.

Teknologi tersebut mampu memisahkan pasir dari aliran produksi di permukaan. Hasilnya, produksi minyak Sumur N-317L melonjak dari rata-rata 72 barel per hari (BOPD) menjadi 159 BOPD.

Teknologi Baru Lawan Pasir di Sumur Tua

Produksi pasir menjadi tantangan serius pada lapangan migas yang sudah mature. Material dari reservoir dapat ikut terbawa fluida hingga ke permukaan dan berpotensi mengganggu fasilitas produksi.

Karena itu, PHSS mencari pendekatan teknologi yang dapat mengendalikan pasir sekaligus menjaga produktivitas sumur. Surface desander kemudian menjadi pilihan untuk menangani persoalan tersebut di Sumur N-317L.

Manager PHSS Field Teddy Indrawan mengatakan penerapan teknologi ini menjadi bagian dari strategi perusahaan mempertahankan kinerja lapangan migas mature.

Sekolah di Kupang Dapat Suntikan Baru, Pertamina NRE Benahi Sanitasi SD Alak Kupang, Situsenergi.com Fasilitas sanitasi UPTD SD Negeri Alak, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, mendapat perhatian baru. Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) menyalurkan bantuan untuk memperbaiki sarana sanitasi yang digunakan siswa dan guru. Pertamina NRE menentukan bantuan tersebut setelah melakukan rapid assessment pada 25 September 2026. Tim perusahaan bertemu pihak sekolah sekaligus melihat langsung kondisi sarana dan prasarana sebelum menentukan kebutuhan yang perlu mendapat dukungan. Berawal dari Cek Langsung ke Sekolah Penyerahan bantuan berlangsung di UPTD SD Negeri Alak pada Kamis (1/10/2026). Direktur Utama Pertamina NRE John Anis dan Corporate Secretary Pertamina NRE Sri Nur Hidayati hadir dalam kegiatan tersebut bersama Kepala Sekolah UPTD SD Negeri Alak Marlin Koreh. John mengatakan perusahaan ingin memastikan program sosial memberikan manfaat yang benar-benar terasa bagi penerima. “Kami berharap bantuan ini dapat mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang lebih layak, bersih, dan nyaman bagi siswa maupun para guru dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar,” ujar John. Menurutnya, Pertamina NRE memilih bentuk bantuan berdasarkan kebutuhan yang perusahaan temukan langsung di lapangan. Pendekatan tersebut diharapkan membuat program tanggung jawab sosial perusahaan lebih relevan dan berkelanjutan. “Kami ingin setiap program CSR Pertamina NRE hadir berdasarkan kebutuhan masyarakat, sehingga manfaat yang diberikan benar-benar dapat dirasakan secara langsung,” tambah John. Sanitasi Jadi Perhatian Sri Nur Hidayati menilai fasilitas sanitasi memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan nyaman. “Melalui bantuan ini, Pertamina NRE berupaya mendukung pemenuhan kebutuhan dasar di lingkungan sekolah, khususnya fasilitas sanitasi yang digunakan sehari-hari oleh siswa dan guru,” kata Sri. Bagi pihak sekolah, dukungan tersebut membantu meningkatkan kelayakan fasilitas yang menunjang aktivitas sehari-hari. Marlin Koreh menyampaikan apresiasi atas perhatian Pertamina NRE terhadap kondisi sarana sekolah. “Kami menyampaikan terima kasih kepada Pertamina NRE atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Perbaikan fasilitas sarana sekolah seperti ini sangat membantu sekolah dalam menyediakan sarana yang lebih layak dan nyaman bagi siswa maupun guru,” ujar Marlin. Pertamina NRE Kejar Manfaat yang Nyata Bantuan untuk SD Negeri Alak menjadi bagian dari komitmen Pertamina NRE dalam menjalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungan berbasis kebutuhan penerima manfaa

“Kami menerapkan inovasi dan teknologi sebagai langkah strategis Perusahaan dalam menahan laju penurunan produksi, meningkatkan recovery rate, serta mempertahankan tingkat produksi lapangan-lapangan migas yang sudah mature di wilayah Kalimantan, khususnya WK Sanga Sanga,” ungkap Teddy.

Cara Surface Desander Bekerja

Secara sederhana, surface desander memanfaatkan gaya sentrifugal untuk memisahkan pasir dari aliran produksi. Partikel pasir yang memiliki bobot lebih berat akan terpisah dan terkumpul, sementara fluida produksi tetap melanjutkan alirannya.

PHSS kemudian memindahkan pasir yang terkumpul secara berkala untuk mendapatkan pengelolaan sesuai prosedur yang berlaku.

Pada Sumur N-317L, persoalan pasir sebelumnya membatasi upaya meningkatkan produksi. Bahkan, meski sumur telah menggunakan perangkat penyaring pasir, sebagian material tetap mencapai permukaan.

PHSS lalu mengkaji karakteristik pasir, kondisi sumur, serta sejumlah opsi penanganan sebelum memilih surface desander.

“Hasilnya mengarah pada penggunaan surface desander sebagai solusi untuk Sumur N-317L karena memungkinkan pasir yang terbawa bersama aliran produksi dipisahkan di permukaan sebelum fluida produksi melanjutkan prosesnya,” jelas Teddy.

Produksi Naik, Pasir Tetap Terkendali

Dalam penerapannya, PHSS mencatat sekitar 5–7 kilogram pasir per hari yang kemudian perusahaan kelola sesuai prosedur. Di saat yang sama, pemantauan fasilitas berjalan secara berkala dan tidak ditemukan persoalan integritas pada peralatan.

PHSS menilai keberhasilan tersebut membuka peluang untuk mengoptimalkan sumur migas lain yang menghadapi tantangan serupa.

“Keberhasilan penerapan surface desander di sumur N-317L menjadi dasar bagi upaya optimalisasi produksi sumur-sumur migas yang sangat penting dalam mendukung ketersediaan dan ketahanan energi nasional, terutama dari Wilayah Kerja Sanga Sanga,” pungkas Teddy.

PHSS merupakan anak perusahaan Pertamina Hulu Indonesia (PHI) di Zona 9 yang mengelola operasi dan bisnis hulu migas di WK Sanga Sanga, Kalimantan Timur. Perusahaan menjalankan kegiatan tersebut dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta terus mendorong inovasi untuk menjaga keberlanjutan produksi migas nasional. (***)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Jebakan Migas RI Ada di Bawah Tanah, Pertamina Mulai Siapkan Jurus Baru

Jakarta, Situsenergi.com Indonesia ternyata masih menyimpan peluang minyak dan gas bumi (migas)...

Jebakan Migas RI Ada di Bawah Tanah, Pertamina Mulai Siapkan Jurus Baru

Jakarta, Situsenergi.com Indonesia ternyata masih menyimpan peluang minyak dan gas bumi (migas)...

Jalur Pipa Migas Jadi Sorotan, Warga Muara Badak Didorong Siaga Karhutla

Kutai Kartanegara, Situsenergi.com PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) memperkuat kesiapsiagaan masyarakat di...

Pertamina Gaspol Transisi Energi, PLTS hingga CCS Jadi Senjata Baru

Jakarta, Situsenergi.com PT Pertamina (Persero) menyiapkan sejumlah langkah untuk mempercepat transisi energi...