Home MIGAS FSPPB Tegas Tolak Merger PDSI Dengan Elnusa, ini Alasannya!
MIGAS

FSPPB Tegas Tolak Merger PDSI Dengan Elnusa, ini Alasannya!

Share
Presiden FSPPB Arie Gumilar menolak rencana merger PDSI dan Elnusa karena kekhawatiran privatisasi Pertamina.
Share

Jakarta, Situsenergi.com

Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) mengakui menolak secara tegas wacana penggabungan usaha (merger) antara PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) dan PT Elnusa Tbk yang sempat mencuat. Penggabungan entitas tersebut berpotensi menjadi bentuk privatisasi terselubung yang dapat memicu kontrol negara terhadap sektor migas kian terbatas.

Presiden FSPPB, Arie Gumilar menegaskan bahwa privatisasi perusahaan di Pertamina Grup yang sempat terjadi pada PT Pertamina Geothermal Energy Tbk tidak ingin terulang lagi. Sebab dengan menjadi perusahaan terbuka, peran negara untuk mengatur tata kelola migas yang menguasai hajat hidup orang banyak semakin terpinggirkan.

“Penggabungan PDSI dan Elnusa kita tolak, tapi bukan tidak ada solusi. Solusinya internalisasi lagi ke induk usahanya langsung,” tegas Arie saat ngobrol santai dengan awak media di Jakarta, Selasa (20/10/2026).

Kekhawatiran utama FSPPB berakar pada status kepemilikan kedua perusahaan. PDSI saat ini 100 persen dikuasai negara melalui PT Pertamina Hulu Energi (PHE). Sementara itu, Elnusa merupakan perusahaan terbuka (Tbk) yang sebagian sahamnya telah dimiliki publik.

FSPPB telah menyampaikan rekomendasi tersebut kepada Direksi Holding Pertamina agar fungsi rantai pasok pengusahaan hulu migas ditarik kembali di bawah direktorat internal induk atau anak perusahaan utama seperti PHE maupun lainnya. Langkah ini dinilai efektif meningkatkan kapabilitas internal sekaligus mengurangi jumlah entitas yang berlebihan.

Arie menegaskan penolakan ini merupakan komitmen harga mati demi mengawal reintegrasi Pertamina dan kedaulatan energi nasional sesuai amanat Pasal 33 UUD 1945.

Sekolah di Kupang Dapat Suntikan Baru, Pertamina NRE Benahi Sanitasi SD Alak Kupang, Situsenergi.com Fasilitas sanitasi UPTD SD Negeri Alak, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, mendapat perhatian baru. Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) menyalurkan bantuan untuk memperbaiki sarana sanitasi yang digunakan siswa dan guru. Pertamina NRE menentukan bantuan tersebut setelah melakukan rapid assessment pada 25 September 2026. Tim perusahaan bertemu pihak sekolah sekaligus melihat langsung kondisi sarana dan prasarana sebelum menentukan kebutuhan yang perlu mendapat dukungan. Berawal dari Cek Langsung ke Sekolah Penyerahan bantuan berlangsung di UPTD SD Negeri Alak pada Kamis (1/10/2026). Direktur Utama Pertamina NRE John Anis dan Corporate Secretary Pertamina NRE Sri Nur Hidayati hadir dalam kegiatan tersebut bersama Kepala Sekolah UPTD SD Negeri Alak Marlin Koreh. John mengatakan perusahaan ingin memastikan program sosial memberikan manfaat yang benar-benar terasa bagi penerima. “Kami berharap bantuan ini dapat mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang lebih layak, bersih, dan nyaman bagi siswa maupun para guru dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar,” ujar John. Menurutnya, Pertamina NRE memilih bentuk bantuan berdasarkan kebutuhan yang perusahaan temukan langsung di lapangan. Pendekatan tersebut diharapkan membuat program tanggung jawab sosial perusahaan lebih relevan dan berkelanjutan. “Kami ingin setiap program CSR Pertamina NRE hadir berdasarkan kebutuhan masyarakat, sehingga manfaat yang diberikan benar-benar dapat dirasakan secara langsung,” tambah John. Sanitasi Jadi Perhatian Sri Nur Hidayati menilai fasilitas sanitasi memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan nyaman. “Melalui bantuan ini, Pertamina NRE berupaya mendukung pemenuhan kebutuhan dasar di lingkungan sekolah, khususnya fasilitas sanitasi yang digunakan sehari-hari oleh siswa dan guru,” kata Sri. Bagi pihak sekolah, dukungan tersebut membantu meningkatkan kelayakan fasilitas yang menunjang aktivitas sehari-hari. Marlin Koreh menyampaikan apresiasi atas perhatian Pertamina NRE terhadap kondisi sarana sekolah. “Kami menyampaikan terima kasih kepada Pertamina NRE atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Perbaikan fasilitas sarana sekolah seperti ini sangat membantu sekolah dalam menyediakan sarana yang lebih layak dan nyaman bagi siswa maupun guru,” ujar Marlin. Pertamina NRE Kejar Manfaat yang Nyata Bantuan untuk SD Negeri Alak menjadi bagian dari komitmen Pertamina NRE dalam menjalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungan berbasis kebutuhan penerima manfaa

“Elnusa dan PDSI hampir mengerucut pada keputusan korporasi. Namun karena kajian dan rekomendasi kami, sampai hari ini Pertamina Holding sebagai induk belum ada pembahasan di tingkat korporasi,” katanya. (DIN/GIT)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Produksi Panas Bumi Pertamina Geothermal Pecah Rekor, Tembus 4.114 GWh!

Jakarta, Situsenergi.com PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) mencatatkan rekor produksi listrik...

Migas Nonkonvensional Dibidik! Pertamina Drilling Andalkan Rig 1.500 HP

Jakarta, Situsenergi.com Pertamina Drilling memperkuat kesiapan untuk menggarap potensi migas nonkonvensional (MNK)...

Sumur Minas Pertamina Rokan Meledak! Produksi Tembus 602 Barel per Hari, Jauh di Atas Target

Jakarta, Situsenergi.com Pertamina Hulu Rokan (PHR) mencatat capaian produksi minyak yang melampaui...

Migas Nonkonvensional Jadi Incaran! Pertamina Drilling Siapkan Rig 1.500 HP

Jakarta, Situsenergi.com PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) memperkuat kesiapan untuk...