Jakarta, Situsenergi.com
Pertamina Hulu Rokan (PHR) menghadirkan Ruang Setara di Pekanbaru sebagai ruang inklusif yang mendorong penyandang disabilitas menjadi pelaku ekonomi. Peresmian program ditandai dengan pemasangan apron kepada barista disabilitas, bukan seremoni potong pita.
Ruang Setara hadir melalui program Pemko Pesmina untuk menjawab keterbatasan akses kerja dan ruang inklusif bagi penyandang disabilitas. Sebanyak 195 peserta mendapat pelatihan sebagai barista, pelaku usaha kuliner, pengelola laundry sepatu, hingga layanan pijat tuna netra.
Corporate Secretary PHR, Eviyanti Rofraida, mengatakan program tersebut dirancang agar penyandang disabilitas memperoleh kesempatan bekerja dan mandiri.

“Melalui Ruang Setara, kami ingin memastikan bahwa inklusi tidak hanya berhenti pada akses, tetapi berlanjut pada kesempatan nyata untuk bekerja, berinteraksi, dan mandiri. Penyandang disabilitas bukan objek program, melainkan subjek yang berdaya dan berkontribusi,” ujarnya.
Menurut Eviyanti, penggunaan bahasa isyarat saat memesan menu menjadi cara membangun empati masyarakat. “Inklusi perlu dirasakan, bukan hanya dibicarakan,” katanya.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Riau, Zulfadli, menilai inisiatif PHR sejalan dengan Perda Nomor 9 Tahun 2025 tentang kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas.
“Melalui Kafe Ruang Setara, PHR telah melangkah lebih maju dalam membuka kesempatan kerja bagi teman-teman disabilitas,” ujar Zulfadli.
Program ini melibatkan pemerintah daerah, SKK Migas, SLB, komunitas, dan koperasi disabilitas agar pemberdayaan berjalan berkelanjutan. (***)
Leave a comment