Jakarta, situsenergi.com
PT Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) memperluas ekspansi energi hijau ke Asia Selatan. Anak usaha Pertamina itu menandatangani nota kesepahaman dengan Copenhagen Urban Solar Parks BD Ltd (CUSP) untuk menjajaki pengembangan energi terbarukan di Bangladesh.
Kesepakatan tersebut mencakup pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) hingga peluang kerja sama operasi dan pemeliharaan proyek energi bersih.
Direktur Utama Pertamina NRE, John Anis mengatakan kerja sama ini menjadi langkah strategis memperluas bisnis energi hijau di tengah ketidakpastian global.
“Kolaborasi ini menjadi momentum penting dan langkah strategis bagi pengembangan bisnis energi terbarukan di Indonesia sekaligus mendukung kebutuhan energi bersih yang berkelanjutan di Bangladesh,” ujar John.
Pertamina NRE dan CUSP bakal melakukan studi kelayakan yang meliputi aspek teknis, bisnis, lingkungan, hingga risiko proyek. Kedua pihak juga membuka peluang pertukaran teknologi dan pengetahuan terkait energi terbarukan.
John menambahkan, Pertamina NRE saat ini sudah memiliki kapasitas terpasang lebih dari 1 GWp di Filipina dan menargetkan peningkatan hingga 2,6 GWp pada akhir 2026. Pengalaman itu dinilai menjadi modal penting untuk ekspansi proyek serupa di Bangladesh.
Sementara itu, Chairman CUSP Ziaur Rahman menilai kolaborasi dengan Pertamina NRE dapat mempercepat pengembangan energi surya di negaranya.
“Kami menyambut baik kolaborasi ini sebagai langkah strategis untuk menghadirkan solusi energi bersih yang inovatif dan efisien,” kata Ziaur. (*)
Leave a comment