Home MIGAS Lapangan Gas Mako Dikebut, PDSI Siapkan Jack Up Rig untuk Dongkrak Produksi Gas 120 MMSCFD
MIGAS

Lapangan Gas Mako Dikebut, PDSI Siapkan Jack Up Rig untuk Dongkrak Produksi Gas 120 MMSCFD

Share
PDSI siapkan jack up rig untuk Lapangan Gas Mako Natuna, dorong produksi 120 MMSCFD dan perkuat pasokan gas nasional.
Share

Jakarta, situsenergi.com

Pengembangan Lapangan Gas Mako di Wilayah Kerja Duyung mulai mendapat dorongan baru. PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) melalui konsorsium PDSI-ADES mengamankan kontrak penyediaan jack up rig pengeboran untuk menopang proyek strategis yang dikelola West Natuna Exploration Limited (WNEL).

Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat pasokan gas nasional, mengingat Lapangan Mako di lepas pantai Natuna, Kepulauan Riau, diproyeksikan mampu menghasilkan sekitar 120 juta standar kaki kubik gas per hari (MMSCFD).

Direktur Utama PDSI Avep Disasmita menegaskan kesiapan perseroan mendukung proyek tersebut dengan rig berstandar keselamatan tinggi.

“Kami bersama ADES siap mendukung penuh pengembangan Lapangan Mako melalui penyediaan jack up rig yang andal dan berstandar keselamatan tinggi. Ini merupakan kontribusi nyata kami dalam mendukung peningkatan pasokan gas nasional,” ujar Avep, Selasa (28/4/2026).

Lapangan Mako yang berada di kedalaman sekitar 80 meter disebut menjadi salah satu proyek strategis migas untuk menopang produksi nasional. Selain memperkuat ketahanan energi, proyek ini juga diproyeksikan memicu efek berganda bagi ekonomi domestik.

PDSI menilai percepatan pengembangan lapangan gas ini sejalan dengan dorongan peningkatan lifting migas nasional. Di tengah kebutuhan energi yang terus tumbuh, dukungan infrastruktur pengeboran menjadi faktor kunci.

Avep menambahkan proyek ini diharapkan berjalan sesuai target agar manfaat ekonominya bisa segera dirasakan.

“Kami berharap proyek ini berjalan lancar, tepat waktu, dan memberikan manfaat optimal bagi bangsa dan negara Indonesia. Ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk mendorong peningkatan produksi migas nasional,” katanya.

Kontrak ini sekaligus mempertegas peran PDSI dalam mendukung proyek hulu strategis, terutama untuk menjaga momentum penguatan pasokan gas domestik. (DIN/GIT)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

PHE WMO Latih 40 Siswa Bangkalan, Bekali Keahlian Menjahit dan Tata Boga

Bangkalan, situsenergi.com PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO) memperkuat...

PHM Bantu 43 Bank Sampah di Balikpapan, Dorong Ekonomi Sirkular

Balikpapan, situsenergi.com PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) memperkuat pengelolaan sampah di Balikpapan...

PHE Tuntaskan Survei Seismik 3D Selat Makassar, 42 Hari Lebih Cepat

Balikpapan, situsenergi.com PT Pertamina Hulu Energi (PHE) menyelesaikan Survei Seismik 3D Offshore...

Laba Elnusa Melonjak 29% Jadi Rp435 Miliar di Semester I 2026

Jakarta, situsenergi.com PT Elnusa Tbk (ELSA) mencatat kinerja positif pada Semester I...