Jakarta, situsenergi.com
PT PLN (Persero) mempertegas komitmennya membangun lingkungan kerja inklusif bagi perempuan, terutama di sektor energi yang selama ini identik dengan dominasi laki-laki. Momentum International Women’s Day dimanfaatkan untuk mendorong peran strategis perempuan di perusahaan.
PLN menggelar peringatan di Kantor Pusat Jakarta pada 13 Maret 2026 sebagai bentuk dukungan terhadap kesetaraan dan pengembangan karier perempuan. Upaya ini mendapat apresiasi dari Psikolog dan Guru Besar Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, Rose Mini Agoes Salim.

“Lingkungan kerja yang mendukung dan support dari keluarga membuat perempuan lebih percaya diri, produktif, dan mampu memberikan kontribusi lebih besar bagi organisasi maupun masyarakat,” ujar Rose Mini.
Direktur Distribusi PLN, Arsyadany G. Akmalaputri, menegaskan perempuan kini semakin aktif mengambil peran penting, mulai dari memimpin tim hingga mengelola proyek strategis kelistrikan.
“Hal ini menunjukkan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam mendorong kemajuan sektor energi di Indonesia,” kata Arsyadany.
PLN juga terus mendorong pemberdayaan perempuan melalui program pengembangan kepemimpinan, mentoring, dan kolaborasi. Langkah ini membuka ruang inovasi sekaligus memperkuat kontribusi pegawai perempuan di berbagai lini.
Selain itu, PLN melibatkan perempuan dalam program berbasis ESG melalui inisiatif community development. Program ini mencakup pengelolaan sampah, pemberdayaan perempuan, Srikandi Movement di bidang pendidikan dan sosial, hingga Desa Siaga Bencana untuk meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap perubahan iklim.

“Kami ingin semakin banyak perempuan di PLN yang mampu menginspirasi lingkungan sekitarnya,” ujar Arsyadany. (*)
Leave a comment