Jakarta, Situsenergi.com
PT Pertamina (Persero) bersama Kementerian ESDM dan BP BUMN memperkuat kolaborasi dalam Program Mudik Bersama 2026. Program ini tidak hanya mempermudah perjalanan Lebaran, tetapi juga mendorong penggunaan energi yang lebih efisien.
Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, menilai mudik gratis menjadi solusi untuk menekan penggunaan kendaraan pribadi.
“Ini merupakan ikhtiar bersama. Jika kita bisa memberikan layanan terbaik, tentu menunjukkan negara hadir untuk masyarakat,” ujarnya.
Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, menegaskan program ini memberi manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus membantu mengurangi kepadatan lalu lintas.

“Program Mudik Gratis BUMN memastikan masyarakat bisa mudik dengan lebih aman, nyaman, dan selamat,” kata Dony.
Corporate Secretary Pertamina, Arya Dwi Paramita, menjelaskan perusahaan menyiapkan 167 bus menuju lebih dari 25 kota melalui tiga program mudik.
“Melalui perjalanan bersama, konsumsi BBM dapat ditekan sehingga lebih hemat energi sekaligus berkontribusi dalam pengurangan emisi gas buang,” ujar Arya.
Ardam Rafif Trisilo menilai pendekatan ini menjadi langkah konkret menuju mobilitas rendah karbon. “Mudik kolektif membuat penggunaan energi lebih efisien dan berdampak langsung pada pengurangan emisi,” ujarnya.
Dengan skema ini, Pertamina ingin memastikan perjalanan mudik tidak hanya aman dan nyaman, tetapi juga lebih ramah lingkungan. (*)
Leave a comment