Home LISTRIK PLTS Terangi Laut Cilamaya, Nelayan Kini Melaut Lebih Aman dan Penghasilan Ikut Naik
LISTRIK

PLTS Terangi Laut Cilamaya, Nelayan Kini Melaut Lebih Aman dan Penghasilan Ikut Naik

Share
PLTS Terangi Laut Cilamaya, Nelayan Kini Melaut Lebih Aman dan Penghasilan Ikut Naik
Share

Jakarta, situsenergi.com

Nelayan di pesisir Cilamaya kini merasakan perubahan besar saat melaut malam. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan, Pertamina New & Renewable Energy menghadirkan penerangan berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang langsung dipasang di kapal nelayan.

Teknologi ini menggunakan panel surya di atas perahu untuk menyerap energi matahari pada siang hari. Energi tersebut tersimpan di baterai, lalu digunakan untuk menyalakan lampu sepanjang malam. Hasilnya, nelayan bisa bekerja lebih aman, efisien, dan produktif tanpa bergantung pada sumber listrik konvensional.

Budiman, nelayan yang melaut sejak 2000, merasakan dampak nyata dari teknologi PLTS ini. Sebelumnya, ia hanya mengandalkan senter kepala yang sering bermasalah saat terkena air. Kini, kondisinya jauh berbeda.

“Sekarang penerangannya sangat terang dan konsisten dari malam sampai pagi. Dulu karena pegal dan khawatir lampu mati, saya hanya bisa menabur jaring beberapa kali. Dengan PLTS, saya bisa sampai lima atau enam kali semalam. Penghasilan pun terasa bertambah,” ujarnya.

Manfaat serupa juga dirasakan Kiki Mulyana, nelayan yang sudah 10 tahun melaut. Ia mengaku sebelumnya bergantung pada aki yang mudah rusak dan mahal diganti. Kini, energi surya membuat operasional lebih hemat sekaligus meningkatkan keselamatan.

“Dengan energi surya, kami jauh lebih hemat. Penerangannya luas, membantu memilih ikan, juga untuk navigasi supaya tidak terjadi kecelakaan, apalagi di jalur sungai yang sempit,” jelasnya.

Selain membantu aktivitas di laut, lampu PLTS juga bisa digunakan di darat untuk memperbaiki jaring. Fleksibilitas ini memberi manfaat tambahan bagi nelayan dan membantu mengurangi beban biaya harian.

Pjs Corporate Secretary Pertamina NRE, Rizki Vistiari, menegaskan program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung masyarakat pesisir.

“Kami percaya transisi energi harus menghadirkan dampak nyata di tingkat tapak. Melalui pemanfaatan energi surya, kami ingin membantu nelayan meningkatkan keselamatan, produktivitas, dan kesejahteraan,” ujarnya.

Kehadiran PLTS ini tidak hanya menghadirkan penerangan, tetapi juga membuka peluang peningkatan ekonomi nelayan. Dengan energi bersih yang stabil dan ramah lingkungan, nelayan Cilamaya kini melaut dengan rasa aman dan harapan lebih besar. (*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Final Four Proliga 2026: Electric PLN Mobile Bungkam Pertamina Enduro 3-2

Surabaya, situsenergi.com Laga panas langsung tersaji di pembuka Final Four Proliga 2026...

SPKLU Meledak Saat Mudik 2026, Transaksi Naik 4 Kali Lipat

Jakarta, situsenergi.com PT PLN (Persero) mencatat lonjakan tajam penggunaan Stasiun Pengisian Kendaraan...

Tarif Listrik Q2 2026 Tetap, Pemerintah Jaga Daya Beli dan Stabilitas Ekonomi

Jakarta, situsenergi.com Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral memastikan tarif...

Mudik EV Melejit, Transaksi SPKLU PLN Cetak Rekor 18.088 Kali pada H+2 Lebaran 2026

Jakarta, situsenergi.com Tren mudik menggunakan kendaraan listrik semakin menguat. PT PLN (Persero)...