Home Uncategorized Pemerintah Siapkan Satu Harga LPG 3 Kg Mulai 2026, Biar Tak Ada Lagi Harga Selangit
Uncategorized

Pemerintah Siapkan Satu Harga LPG 3 Kg Mulai 2026, Biar Tak Ada Lagi Harga Selangit

Share
Pemerintah Siapkan Satu Harga LPG 3 Kg Mulai 2026, Biar Tak Ada Lagi Harga Selangit
Share

Jakarta, situsemergi.com

Pemerintah berencana menerapkan kebijakan satu harga untuk LPG tabung 3 kilogram pada 2026 mendatang. Langkah ini diambil demi memastikan subsidi tepat sasaran dan memutus rantai permainan harga yang selama ini membebani masyarakat kecil.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan, saat ini pemerintah tengah menyiapkan revisi dua aturan penting, yaitu Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 104 Tahun 2007 dan Perpres Nomor 38 Tahun 2019, yang mengatur penyediaan, distribusi, serta harga LPG 3 kg.

“Kami akan ubah skema yang selama ini ada, supaya kebocoran bisa dicegah. Salah satunya lewat penetapan harga seragam di seluruh daerah, agar tak ada lagi permainan harga di lapangan,” ujar Bahlil, Kamis (3/7/2025).

Selama ini, harga LPG 3 kg di pasar kerap melambung jauh dari Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, yakni antara Rp16.000 hingga Rp19.000 per tabung. Namun, di sejumlah daerah, harga bisa tembus Rp50.000. Kondisi ini jelas memberatkan masyarakat berpenghasilan rendah dan para pelaku usaha mikro.

Menurut Bahlil, panjangnya rantai distribusi dan lemahnya pengawasan menjadi biang kerok mahalnya harga LPG 3 kg. Pemerintah pun berharap, kebijakan satu harga bisa membuat distribusi lebih efisien sekaligus menekan potensi penyelewengan.

“Kalau harga terus melambung tanpa pengawasan, harapan negara dan kondisi di lapangan tidak akan ketemu. Maka, penyeragaman harga jadi salah satu solusi untuk memastikan subsidi benar-benar sampai ke masyarakat yang berhak,” tutur Bahlil.

Pemerintah optimistis kebijakan ini bisa mengikuti kesuksesan program BBM Satu Harga yang lebih dulu dijalankan, terutama di wilayah terpencil. Bahlil menegaskan, kebijakan satu harga LPG akan tetap memprioritaskan kelompok penerima subsidi, seperti rumah tangga, usaha mikro, nelayan, hingga petani. (DIN/GIT)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Pertamina Gaspol Bawa Gaya Hidup Hijau, Eco RunFest 2026 Siapkan 7 Aksi Lingkungan

Jakarta, Situsenergi.com Pertamina Eco RunFest 2026 kembali membawa misi lebih besar. Memasuki...

Tekan Impor, Danantara Minta Pertamina Tingkatkan Produksi LNG

Jakarta, Situsenergi.com BP BUMN bersama Danantara mendorong PT Pertamina (Persero) untuk meningkatkan...

Jangan Sampai Ketinggalan! Pertamina Serbu Kampus UHO Kendari, Buka Peluang Emas Generasi Muda Diserap Industri Energi

KENDARI, Situsenergi.com Ratusan mahasiswa bergerak cepat memadati gelaran Pertamina Goes to Campus...

Pertamina Sulap Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat, Anak Muda Diajak Ikut Transisi Energi

JAKARTA, Situsenergi.com Minyak jelantah yang selama ini identik dengan limbah dapur ternyata...