Home MIGAS PGE Cetuskan Inovasi Pengembangan Teknologi Panas Bumi
MIGAS

PGE Cetuskan Inovasi Pengembangan Teknologi Panas Bumi

Share
PGE Cetuskan Inovasi Pengembangan Teknologi Panas Bumi
Share

Jakarta, Situsenergi.com

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) sukses melakukan uji coba pengembangan alat portabel yang dapat mengintegrasikan sensor pengukuran dan mendigitalisasi data production testing secara real-time.

Inovasi untuk pengembangan panas bumi ini diinisiasi oleh perwira PGE Mohamad Husni Mubarok, yang menjabat Manager Production and Operational Excellence perseroan. Alat yang dinamakan Geoflowtest ini sudah diuji pada 15 sampai 21 November lalu di salah satu sumur Area Ulubelu.

“Pada uji coba ini, Geoflowtest terbukti telah berhasil mengakuisisi, menghitung, merekam, dan mengirimkan data uji produksi ke server secara real-time yang disajikan pada dashboard khusus yang dapat diakses dari manapun melalui web-based server access,” ujar Husni dalam keterangannya, Selasa (28/11/2023).

Selain itu, Husni menjelaskan respon alat ini juga terbukti berjalan dengan baik. Hal ini terlihat dengan sensitifnya perubahan hasil kalkulasi ketika terjadi manuver valve di kepala sumur sehingga nilainya lebih merepresentasikan kondisi real-time.

PIS

Lebih lanjut Husni menjelaskan bahwa dalam industri panas bumi, uji produksi (production testing) menjadi suatu tahapan yang penting untuk mengkonfirmasi karakteristik, performa, serta kapasitas sumur.

“Inovasi ini menjadi bukti keberlanjutan komitmen pengembangan teknologi panas bumi oleh Pertamina Geothermal Energy,” kata Husni.

Saat ini, akuisisi data dari production testing sumur panas bumi dilakukan secara konvensional, dimana data yang diperoleh dari beberapa sensor direkam dan dicatat secara manual dalam durasi pengambilan data yang tidak seragam selama masa uji sumur berlangsung.

“Melalui inovasi ini tentu saja diharapkan mampu merevolusi industri panas bumi. Sehingga mampu mencapai nilai akurasi dan presisi hasil production testing sumur panas bumi sesuai standar yang ada,” lanjut Husni.

Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. Julfi Hadi mengapresiasi serta mendukung terobosan teknologi ini. Menurutnya inovasi yang dilakukan oleh perwira PGE ini menjadi salah satu katalis positif bagi kemajuan industri panas bumi di dunia, khususnya Indonesia.

“Kami optimis inovasi ini kami dapat terus berkembang dan memberikan dampak bagi industri panas bumi di dunia,” ujar Julfi.(DIN/SL)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Industri Hulu Migas Jadi Motor Ekonomi, Sumbang Triliunan hingga Dorong Daerah

Jakarta, situsenergi.com Industri hulu minyak dan gas bumi (migas) terus menunjukkan peran...

Kapal Buatan RI Jadi Andalan, Pertamina Andalkan MT Pagerungan hingga Pangkalan Brandan

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina Patra Niaga mengandalkan armada tanker buatan dalam negeri...

PHE Garap WK Lavender, Kontrak 30 Tahun Siap Dongkrak Eksplorasi Migas RI

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina Hulu Energi (PHE) memperluas portofolio hulu migas dengan...

Kontrak PSC WK Lavender Diteken, PHE Perkuat Produksi Migas dan Ketahanan Energi

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Sulawesi Lavender resmi menandatangani Kontrak...