Home MIGAS Pemerintah Sumringah Industri Migas Tekan Barang Impor
MIGAS

Pemerintah Sumringah Industri Migas Tekan Barang Impor

Share
Share

Jakarta, Situsenergi.com

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mengapresiasi Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dan perusahaan industri penunjang dalam negeri yang berupaya keras menggunakan produk dalam negeri untuk menggantikan produk impor sehingga mendukung pertumbuhan perekonomian nasional.

Kementerian ESDM mengapresiasi Program Penilaian dan Pembinaan Bersama yang digelar SKK Migas ini karena melibatkan Pemerintah, KKKS dan industri penunjang migas untuk berkolaborasi dalam memastikan produk dalam negeri telah memenuhi spesifikasi, mutu dan kebutuhan operasi migas.

“KKKS yang terlibat dalam kegiatan ini juga diharapkan konsisten dan mengupayakan penggunaan produk dalam negeri untuk menggantikan produk impor,” kata Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Tutuka Ariadji dalam pernyataannya, Kamis (22/12/2022).

Dukungan terhadap produk dalam negeri tersebut sejalan dengan himbauan Presiden Joko Widodo pada 29 November 2022 silam di mana Presiden menyampaikan bahwa situasi dunia yang sedang tidak baik-baik saja dan strategi untuk menghadapi kondisi saat ini adalah dengan meningkatkan penggunaan dan belanja produk-produk dalam negeri.

“Karena dengan membeli produk-produk dalam negeri, kita dapat membuka lapangan kerja dan menghidupkan industri-industri kecil di dalam negeri. Sehingga perekonomian nasional akan terus bergerak dan tumbuh secara berkelanjutan,” kata Presiden.

Berdasarkan laporan yang diterima, lanjut Dirjen Migas, pelaksanaan Program Penilaian Bersama Tahap II Tahun 2022 melibatkan para anak bangsa dari 18 KKKS dan 35 Perusahaan di mana sebelumnya pada Tahap I tahun 2021 telah melibatkan 20 KKKS dan 29 perusahaan industri penunjang migas dari seluruh Indonesia.

Tutuka berterima kasih kepada para anak bangsa yang terlibat dalam penilaian bersama ini untuk memberdayakan produk dalam negeri.

“Saya juga berterima kasih kepada manajemen KKKS dan perusahaan industri penunjang dalam negeri karena tanpa upaya dan peran serta semua pihak tentu saja kegiatan ini tidak dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan,” katanya.(SA/SL)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Bali Dikebut Pulih! Pertamina Tambah 57,9 Juta Liter BBM dan 60 SPBU 24 Jam

Denpasar, Situsenergi.com Pertamina Patra Niaga menggenjot pemulihan layanan bahan bakar minyak (BBM)...

Pertamina Bor Cari Migas di Kalimantan Utara, Sumur Tingkilan-001 Dibidik Tembus 1.574 Meter

Mangkupadi, Situsenergi.com PT Pertamina Hulu Energi Lepas Pantai Bunyu (PHE LPB) memulai...

Pertamina dan Transjakarta Bidik Bus Hidrogen, Dua Unit Ditargetkan Mengaspal pada 2028!

Jakarta, Situsenergi.com Pertamina (Persero) dan PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mulai menjajaki pengembangan...

Pertamina Lirik Limbah Lemak Jadi Bahan Bakar Pesawat, Gandeng PAL Jaya!

Jakarta, Situsenergi.com Pertamina (Persero) mulai menjajaki peluang mengubah limbah lemak menjadi sumber...