Home LISTRIK KESDM Ungkap Penyebab Kecelakaan di PLTP Dieng
LISTRIK

KESDM Ungkap Penyebab Kecelakaan di PLTP Dieng

Share
kesdm ungkap penyebab kecelakaan di pltp dieng
Share

Jakarta, Situsenergi.com

Direktur Jenderal Energi Batu Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dadan Kusdiana mengungkapkan, bahwa kesimpulan sementara penyebab kecelakaan kerja yang terjadi pada pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Dieng Unit I di Jawa Tengah akibat peralatannya tidak bekerja sesuai spek.

“Jadi ada malfungsi dari peralatannya. Meski begitu, kita masih belum mengetahui secara pasti apakah kejadian itu murni tunggal dari katup atau pressure relief valve (PRV), atau kejadiannya bersamaan dengan tidak bekerja secara sempurna dari katup pengaman yang ada di dalam pipa,” kata Dadan dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR RI di Jakarta, Kamis (17/4/2022).

Menurut Dadan, pihaknya akan melakukan pengecekan lebih lanjut terkait penyebab PRV bisa terbuka dan mengeluarkan gas hidrogen sulfida yang meracuni sejumlah pekerja.

“Kementerian ESDM bekerja sama dengan tenaga ahli dan pihak-pihak tertentu yang bisa melakukan popping test. Kalau ditanya penyebabnya kenapa ini terjadi karena alatnya tidak berfungsi sesuai dengan speknya,” ujarnya.

Dadan menambahkan, berdasarkan kronologis kecelakaan ada kegiatan quenching untuk persiapan workover sumur HCE-28B di Wellpad 28 pukul 14.55 WIB pada 12 Maret 2022.

“Delapan menit kemudian terjadi release PRV yang terhadap di mud pump I. Tim operator menurut angle valve sumur HCE-28B dan mematikan pompa,” ungkapnya.

Kemudian pada pukul 15.08 WIB, salah satu pekerja mengatur ulang PRV lalu muncul gas hidrogen sulfida dalam konsentrasi tinggi yang menyebabkan beberapa pekerjaan pingsan dan sesak napas, yang akhirnya dievakuasi ke muster point.

“Pukul 15.25 WIB, para pekerja yang terpapar lantas dievakuasi ke puskesmas dan dalam penanganan medis serta diarahkan ke rumah sakit,” ujarnya.

PT Geo Dipa Energi (Persero) selaku pihak pengembang pembangkit listrik tersebut melakukan penghentian kegiatan di area Wellpad 28 dan melakukan penanganan terhadap korban.

Kecelakaan kerja itu mengakibatkan korban dari pekerja sebanyak satu orang meninggal dunia dan enam orang menjalani perawatan di RSUD Wonosobo.(Ert)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Token Listrik Bukan Pulsa HP! Ini Cara Hitung kWh Prabayar Biar Tak Salah Paham

Jakarta, situsenergi.com Banyak pelanggan masih menyamakan token listrik prabayar dengan pulsa seluler....

PLN Bagikan 3 Tips Kelistrikan Hadapi Cuaca Ekstrem hingga Akhir Januari

Jakarta, situsenergi.com Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca ekstrem masih...

Penjualan REC PLN Tembus 6,43 TWh di 2025, Industri Makin Serius Beralih ke Energi Hijau

Jakarta, situsenergi.com Minat industri dan pelaku bisnis terhadap energi bersih terus menunjukkan...

Listrik Kurang? Pelaku Usaha hingga Rumah Tangga Kini Bisa Tambah Daya Cepat Lewat PLN Mobile

Jakarta, Situsenergi.com Kebutuhan listrik rumah dan usaha sering kali naik diam-diam. Awalnya...