Home MIGAS Beli 69 Kapal Baru Ramah Lingkungan, PIS Siapkan US$3 Miliar
MIGAS

Beli 69 Kapal Baru Ramah Lingkungan, PIS Siapkan US$3 Miliar

Share
Beli 69 Kapal Baru Ramah Lingkungan, PIS Siapkan US$3 Miliar
Share

Jakarta, Situsenergi.com

PT Pertamina International Shipping (PIS) menyiapkan investasi sekitar US$ 3 miliar di mana salah satu peruntukannya adalah untuk menambah 69 kapal baru guna mendukung lingkungan yang lebih hijau dan pastinya akan lebih ramah lingkungan dari yang ada saat ini.

PIS sudah menyiapkan peta jalan untuk menjadi Green Integrated Marine Logistics Company yang dibagi dalam 3 fase,” kata CEO PIS Erry Widiastono dalam paparannya di acara Media Briefing Pertamina – Dubai Expo pekan lalu.

Fase pertama, kata dia adalah mengurangi jejak karbon dengan melakukan peremajaan kapal. Selain itu, perusahaan juga menerapkan beberapa metode baru untuk mengoperasikan kapal, pelabuhan, dan terminal yang mampu mengurangi emisi karbon.

“Di fase kedua, PIS fokus menjadi perusahaan rendah karbon dengan menerapkan kapal-kapal berbahan bakar ganda, desain kapal yang ramah lingkungan, serta pemanfaatan teknologi canggih untuk efisiensi energi,” katanya.

“Sedangkan pada tahap ketiga, PIS akan menjadi perusahaan yang netral karbon. Pada tahap ini kami berencana menggunakan bahan bakar kapal bebas karbon seperti Hidrogen, Amoniak, dan Baterai,” tambah dia

Menurut Erry, PIS tentunya juga telah memenuhi regulasi nasional maupun konvensi internasional untuk mendukung dan menjalan bisnis yang ramah lingkungan.

“Kami meyakini bahwa lingkungan membutuhkan perusahaan yang lebih ramah, oleh karena itu kami harus mengambil langkah nyata untuk menjaga lingkungan kita tetap hijau. Sebagai perusahaan logistik kelautan yang terintegrasi, kami berkomitmen untuk menjaga operasional kapal, pelabuhan, dan terminal kami lebih ramah lingkungan,” papar Erry.

Menurut dia, PIS terus menunjukkan komitmennya untuk mendukung transisi energi yang sejalan dengan program bauran energi nasional hingga 2050 mendatang.

“Dengan program bauran energi hingga 2050 yang ditetapkan dalam Rencana Umum Energi Nasional (RUEN), di mana pemanfaatan energi baru dan energi baru terbarukan diproyeksi bisa mencapai hingga 30%,” ujar Erry.

Ditambahkan, kebutuhan akan gas dan energi yang lebih hijau di masa mendatang akan lebih besar dibanding kebutuhan untuk minyak dan batubara.

“Oleh sebab itu, saat ini kami fokus investasi untuk menyediakan angkutan gas atau jenis jenis kapal lainnya yang siap menyalurkan kargo energi yang lebih hijau. Namun, dalam masa transisi ini, kami juga tetap berkomitmen untuk menyalurkan energi fosil ke seluruh wilayah Indonesia,” pungkas Erry.(SL)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

PDSI Sabet Best Collaboration Excellence 2026, Bukti Kekuatan Sinergi di Sektor Pengeboran Energi

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) kembali menunjukkan taringnya di...

Pertamina NRE Dorong Investasi Energi Bersih ASEAN, Perkuat Kolaborasi Regional

Jakarta, situsenergi.com Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) mempertegas komitmennya dalam...

Jakarta Pertamina Enduro Runner-up Proliga 2026, Siap Tancap Gas di Final Four

Jakarta, situsenergi.com Jakarta Pertamina Enduro memastikan posisi runner-up klasemen Proliga putri 2026...

Pasokan Avtur Aman Jelang Lebaran! AFT Halim Jadi Andalan Pertamina Jaga Kualitas BBM Pesawat

Jakarta, situsenergi.com Menjelang lonjakan penerbangan saat Ramadan dan Idulfitri, PT Pertamina (Persero)...