Home MIGAS Lewat TCMS, PTK Sukses Terapkan Sistem Monitoring Operasional Kapal Digital
MIGAS

Lewat TCMS, PTK Sukses Terapkan Sistem Monitoring Operasional Kapal Digital

Share
Share

Jakarta, Situsenergi.com

Memegang teguh komitmen Pertamina Group dalam upaya transformasi digital dari hulu hingga hilir, Pertamina Trans Kontinental (PTK) berhasil menerapkan sistem monitoring operasional kapal digital melalui Transko Condition Monitoring System (TCMS).

Acara Go Live aplikasi TCMS yang digelar secara daring dan luring pada Rabu pekan lalu itu dihadiri Direktur Utama PTK, Nepos MT Pakpahan, jajaran Direksi dan Manajemen PTK, serta para perwakilan dari kapal operasional milik PTK.

Pada acara juga ditampilkan demonstrasi dari pengisian data secara terperinci. Sesi diskusi bersama juga dibuka untuk pengembangan kualitas sistem, penggunaan tag number spesifik, serta pengembangan aplikasi ini untuk dapat digunakan di area lain PTK selain perkapalan seperti di jetty atau dermaga.

“Penerapan TCMS ini membuat PTK mampu memonitor data harian operasi peralatan secara digital pada 355 unit Kapal yang melayani distribusi energi di seluruh pelabuhan Pertamina,” kata Direktur Utama PTK, Nepos MT Pakpahan dalam keterangan persnya yang diterima, Senin (15/11/2021).

Nepos mengatakan, tujuan dari penerapan TCMS ini bukan hanya sebatas mengambil data karena Data yang diambil harus dianalisis oleh ahli lebih dulu.

“Ini penting agar ada rekomendasi dan planning yang bisa kita eksekusi. Tujuannya untuk selalu melakukan proactive maintenance,” lanjut Nepos.

Menurutnya, untuk meningkatkan kredibilitas, tentu harus kembangkan pemeliharaan lalu kita tingkatkan prosesnya dengan digitalisasi.

“Inovasi sistem digital ini merupakan perwujudan dari pemeliharaan kapal operasi PTK yang terencana dan berkelanjutan,” lanjut Nepos MT Pakpahan.

Ia menambahkan, penerapan sistem digital ini merupakan bentuk keseriusan PTK dalam mendukung transformasi digital di Subholding Integrated Marine Logistics pada khususnya dan di Pertamina Group pada umumnya.

“Dengan kehadiran TCMS ini, PTK akan mampu menghadapi tantangan dan perubahan di masa yang akan dengan melakukan inovasi yang terus sejalan dengan kebutuhan bisnis perusahaan,” ungkapnya.

Sementara Project Leader, Yudi Wibisono mengatakan, bahwa proses pencatatan dilakukan dengan perangkat berbasis mobile.

“Pencatatatan dengan aplikasi ini menggantikan pencatatan paper-based yang memiliki resiko kehilangan data, riwayat perawatan kapal yang tidak terdokumentasi secara up to date, dan kesulitan dalam memonitoring kondisi operasional dikarenakan data yang di analisa tidak real-time yang dapat berdampak kepada tingginya kerusakan peralatan kapal,” papar Yudi.

Lebih jauh ia menjelaskan, bahwa keunggulan lain dari inovasi ini yaitu template dari data peralatan yang dapat dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan kapal untuk mempermudah tim dalam menambahkan serta mempersiapkan peralatan dan parameter baru.

“Riwayat data yang tersimpan secara real-time juga dapat digunakan untuk melakukan Predictive Maintenance System (PdM) dan analisa kondisi operasi peralatan sebagai acuan dalam meningkatkan upaya pencegahan kerusakan peralatan kapal secara berkala,” tutupnya.(SL)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Elnusa Pecahkan Rekor Nasional, Teknologi CWD Terdalam Dorong Efisiensi Migas

Jakarta, situsenergi.com PT Elnusa Tbk kembali bikin industri migas melirik. Melalui Rig...

RFCC Complex Jadi Game Changer RDMP Balikpapan, BBM Euro 5 Siap Mengalir

Jakarta, situsenergi.com Modernisasi Kilang Balikpapan masuk fase krusial. Fasilitas Residual Fluid Catalytic...

Hilirisasi Batu Bara Digeber! Pertamina–MIND ID Siapkan DME Pengganti LPG Impor

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina (Persero) dan Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID...

RDMP Balikpapan Dikebut! Proyek Rp123 T Jadi Tulang Punggung Energi Nasional

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina (Persero) terus menggeber Proyek Refinery Development Master Plan...