Home MIGAS Produk BBM-nya Paling Murah, Mamit Setiawan: Pertamina Gak Cuma Jualan
MIGAS

Produk BBM-nya Paling Murah, Mamit Setiawan: Pertamina Gak Cuma Jualan

Share
Share

Jakarta, Situsenergi.com

Paska hengkangnya SPBU Total dari Indonesia, saat ini hanya tersisa 3 SPBU asing yang beroperasi di Indonesia, yakni Shell, VIVO dan BP. Ketiga SPBU asing itu khusus menjual BBM Non Subsidi dan tidak pula menjual BBM Penugasan.

Lalu, jika dibandingkan dengan SPBU Pertamina, manakah harga BBM yang paling murah?

Berikut Situsenergi.com merangkum daftar harga BBM di Indonesia, dari seluruh SPBU yang ada :

*Shell*
1. Shell Regular Rp 10.520 per liter
2. Shell Super Rp 10.580 per liter
3. Shell V-Power Rp 11.050 per liter
4. Shell Diesel Rp 10.590 per liter.

*Pertamina*
1. Pertalite Rp 7.650 per liter
2. Pertamax Rp 9.000 per liter
3. Pertamax Turbo Rp 9.850 per liter
4. Pertamina Dex Rp 10.200 per liter
5. Dexlite Rp 9.500 per liter

*VIVO*
1. Revvo 90 (RON 90) Rp 9.750 per liter
2. Revvo 92 (RON 92) Rp 9.800 per liter
3. Revvo 95 (RON 95) Rp 10.850 per liter

*BP*
1. BP 90 Rp 9.075 per liter
2. BP 92 Rp 9.125 per liter
3. BP 95 Rp 9.650 per liter
4. BP Diesel Rp 9.525 per liter

Jika dilihat pada daftar di atas, harga BBM produksi Pertamina jelas lebih murah ketimbang yang lain.

Menanggapi hal ini, Direktur Eksekutif Energi Watch, Mamit Setiawan mengatakan produk BBM Pertamina jelas lebih murah ketimbang kompetitornya yang lain. Sebab, Pertamina sebagai National Oil Company (NOC), tidak hanya berfungsi sebagai penjual produk saja, melainkan juga misi utamanya yaitu untuk menggerakkan perekonomian bangsa.

“Harga BBM non subsidi saat ini saya melihatnya untuk produk harga Pertamina masih jauh lebih murah jika dibandingkan dengan SPBU swasta lain. Memang ada produk yang lebih mahal sedikit jika dibandingkan swasta, yaitu Pertamax Turbo jika dibandingkan BP 95. Tapi perlu diingat bahwa Pertamax Turbo itu sudah Ron 98, dimana dari sisi kualitas masih jauh lebih bagus dari produk swasta yang lain,” ujar Mamit kepada Situsenergi.com, Jumat (7/5/2021).

Mamit melihat keberpihakan Pertamina kepada masyarakat yang begitu besar. Sebab, meskipun penugasan negara yang diberikan kepada Pertamina cukup besar, salah satunya program BBM satu harga, namun perusahaan BUMN itu tidak lantas berusaha mengeruk keuntungan sebanyak-banyaknya.

“Dengan demikian, Pertamina saya kira masih lebih berpihak ke masyarakat karena mereka memang sebagai market leader kita. Disamping, sebagai BUMN Pertamina bisa membantu masyarakat dengan harga yang terjangkau jika dibandingkan produk BBM swasta, di tengah kondisi yang masih pandemik saat ini,” tuturnya.

“Ini membuktikan bahwa Pertamina tidak mencari keuntungan semata, tapi juga turut serta dalam proses membantu perekonomian masyarakat,” pungkasnya.(SNU/RIF)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Kapal Terbakar di Selat Sunda, PTK Kerahkan 11 Oil Boom untuk Cegah Tumpahan BBM

Jakarta, Situsenergi.com PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) bergerak cepat merespons insiden kebakaran...

Princeton University Intip Dapur Digital Pertamina, AI Jadi Sorotan!

Jakarta, Situsenergi.com Transformasi digital Pertamina menarik perhatian perwakilan Princeton University, Amerika Serikat....

Produksi Panas Bumi Pertamina Geothermal Pecah Rekor, Tembus 4.114 GWh!

Jakarta, Situsenergi.com PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) mencatatkan rekor produksi listrik...

Migas Nonkonvensional Dibidik! Pertamina Drilling Andalkan Rig 1.500 HP

Jakarta, Situsenergi.com Pertamina Drilling memperkuat kesiapan untuk menggarap potensi migas nonkonvensional (MNK)...