Home ENERGI IPA : Meningkatkan Lifting Minyak Dengan EOR Tidak Mudah
ENERGI

IPA : Meningkatkan Lifting Minyak Dengan EOR Tidak Mudah

Share
Share

Jakarta, SitusEnergy.com

Indonesian Petroleum Association (IPA) menyebut, untuk mewujudkan cita-cita pemerintah meningkatkan lifting minyak hingga 1 juta barel perhari tidaklah mudah.

Menurut Vice President IPA Ronald Gunawan, salah satu upaya meningkatkan lifting, yaitu dengan teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR) juga tidak mudah dilakukan dan membutuhkan biaya cukup tinggi.

“EOR tidak instan, itu yang penting. Kamu inject nggak langsung produksi. Itu perlu waktu. Ada proses dalam tanah agar reaksi kimia supaya minyak terperangkap,” ujar Roland di Jakarta, Kamis (5/12).

Menurut Ronald, metode lain juga tetap diusahakan untuk meningkatkan lifting minyak, salah satunya yakni dengan mencari cadangan minyak dan mengembangkan sumur eksisting.

“Kan kalau kita lihat di planning di SKK Migas, optimalisasi produksi, EOR, eksplorasi sama dari marginal field development jadi existing field yang belum di-develop yang mereka salah satu solusi,” tuturnya.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan cadangan minyak tanah air mencapai 1,6 miliar barel. Terkait hal itu, Luhut pun meminta agar KKKS segera membuat rencana meningkatkan produksi 1 juta barel, salah satunya menggunakan EOR. (SNU/rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Transformasi RSPP, Danantara Siapkan Rp581 Miliar

Jakarta, Situsenergi.com BP BUMN dan Danantara mendorong transformasi Rumah Sakit Pusat Pertamina...

PGE Bukukan Laba Bersih US$79,6 Juta pada Semester I 2026

Jakarta, Situsenergi.com PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) mencatat pertumbuhan kinerja keuangan...

Karhutla Mengintai, Pertamina EP Perkuat Warga Bunyu Hadapi Api

Pulau Bunyu, Situsenergi.com Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mendorong Pertamina EP...

MENYOAL RENCANA PEMBENTUKAN BLU SEKTOR ENERGI (1)

Marwan Batubara, IRESS Bulan Agustus 2026 lalu beredar naskah Rancangan Peraturan Presiden...