Home ENERGI Realisasi Produksi Batu Bara Masih Dibayangi Kelebihan Pasokan
ENERGI

Realisasi Produksi Batu Bara Masih Dibayangi Kelebihan Pasokan

Share
Pertambangan batubara. (Foto: Istimewa)
Share

Jakarta, SitusEnergy.com

Ditengah realisasi produksi batu bara pada semester I/2019 yang masih rendah, namun kekhawatiran akan terjadinya kelebihan pasokan perlu menjadi perhatian khusus.

Hal itu disampaikan oleh Head of Domestic Marketing PT Adaro Indonesia Nyoman Oka di Jakarta, Selasa (2/7). Ia mengungkap, angka produksi batu bara tahun ini masih berpotensi lebih tinggi dibandingkan tahun 2018 lalu yang sebesar 557 juta ton. Jika kelebihan pasokan terjadi, maka hal itu akan mengganggu harga komoditas batu bara dan menekan kinerja perusahaan pertambangan.

“Adaro tetap konservatif. Produksi masih sesuai rencana antara 54-56 juta ton seperti tahun lalu,” kata dia.

Adaro sendiri saat ini tengah fokus pada konsumen yang sudah ada dan belum berencana untuk memperluas pasar secara agresif.

“Kita masih fokus pada permintaan yang sudah ada,” tuturnya.

Berdasarkan data dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, hingga 27 Juni 2019 produksi batu bara nasional batu mencapai 188,91 juta ton atau 38,57 persen dari target yang ditetapkan sebanyak 489,73 juta ton. (SNU)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Transformasi RSPP, Danantara Siapkan Rp581 Miliar

Jakarta, Situsenergi.com BP BUMN dan Danantara mendorong transformasi Rumah Sakit Pusat Pertamina...

PGE Bukukan Laba Bersih US$79,6 Juta pada Semester I 2026

Jakarta, Situsenergi.com PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) mencatat pertumbuhan kinerja keuangan...

Karhutla Mengintai, Pertamina EP Perkuat Warga Bunyu Hadapi Api

Pulau Bunyu, Situsenergi.com Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mendorong Pertamina EP...

MENYOAL RENCANA PEMBENTUKAN BLU SEKTOR ENERGI (1)

Marwan Batubara, IRESS Bulan Agustus 2026 lalu beredar naskah Rancangan Peraturan Presiden...