Home ENERGI SP PLN Tegaskan Mogok Kerja Akan Digelar Februari
ENERGI

SP PLN Tegaskan Mogok Kerja Akan Digelar Februari

Share
Share

Jakarta, Situsenergy.com

Rencana mogok kerja yang akan digelar Serikat Pekerja PLN (SP PLN) pada minggu kedua Februari 2019 rupanya bakal terlaksana.

Seperti yang ditegaskan Ketua Umum Serikat Pekerja PLN (SP PLN), Jumadis Abda, mogok kerja tersebur rencananya akan digelar mulai tanggal 11 hingga 17 Februari 2019.

“Saya sampaikan bahwa anggota SP PLN di seluruh lndonesia sudah mulai melakukan persiapan untuk melaksanakan haknya sesuai Undang-undang yakni hak mogok kerja,” kata Jumadis dalam keterangan resminya yang diterima Situsenergy.com di Jakarta, Kamis (24/1/2019).

“Surat pemberitahuan tentang mogok tersebut akan kita sampaikan ke Perusahaan dan Kementerian Tenaga Kerja dua minggu sebelum pelaksanaan mogok kerja,” tambah dia.

Menurut Jumadis, rencana mogok kerja muncul karena sejak tanggal 05 Desember 2018 hingga 14 Januari 20’19 tidak terlihat perkembangan yang menggembirakan untuk menyelesaikan permasalahan yang ada termasuk yang menjadi domainnya Kementerian Tenaga Kerja di tingkat Dinas dan Suku Dinas. “Karena tidak ada perkembangan yang berarti, maka kami dengan sangat terpaksa mungkin akan melakukan terncana tersebut,” ujarnya.

Lebih jauh ia mengungkapkan, pada beberapa waktu pihaknya sempat menggelar Konfrensi Pers, dan saat itu telah disampaikan bahwa dalam waktu 2 bulan setelah Konferensi Pers tersebut anggota SP PLN akan melakukan mogok kerja yang merupakan alternatif terakhir jika perkembangan penyelesaian perselisihan hubungan industrial serta pembenahan mendasar di tubuh PLN tidak ada tindaklanjutnya oleh pihak yang berwenang.

“Mogok kerja ini didasari kondisi yang memprihatinkan di PLN, yakni dari perilaku korup yang terungkap pada kasus PLTU Riau l. Kemudian kondisi kinerja PLN yang semakin mengkhawatirkan dimana sampai dengan kwartal 3 mengalami kerugian Rp 18,48 trilyun,” beber Jumadis.

“Selain itu, buruknya Hubungan lndustrial dengan dihentikannya sepihak perundingan PKB oleh manajemen PLN, menolak berunding serta upaya memberangus dan menghabisi SP PLN secara organisasi dan intimidasi PHK sepihak pengurus SP PLN menjadi alasan para anggota untuk menggelar mogok kerja,” pungkasnya.(adi)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sudah Saatnya Prabowo Juga Pecah Kementerian ESDM Menjadi Kementerian Energi Dan Kementerian Sumber Daya Mineral

Jakarta, situsenergi.com Sudah saatnya pemerintahan Prabowo mempertimbangkan secara serius pemisahan Kementerian Energi...

Sofyano: Danantara Perlu Lanjutkan Merger BUMN Atau Subholding atau Anak Perusahaan BUMN

Jakarta, situsenergi.com Keberhasilan merger subholding di lingkungan PT Pertamina (Persero) patut diapresiasi...

Opini: Danantara Harus Jadi Alat Negara Mengembalikan Saham BUMN ke Pangkuan Bangsa

Oleh: Sofyano ZakariaDirektur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Keberadaan Danantara harus dimaknai...

KAI Perkuat Ketahanan Energi Lewat Angkutan Barang Non-Batubara

Jakarta, Situsenergi.com PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja solid pada awal...