Home ENERGI Lima Badan Usaha Jamin Penyediaan BBM dan Gas Aman Saat Natal dan Tahun Baru
ENERGI

Lima Badan Usaha Jamin Penyediaan BBM dan Gas Aman Saat Natal dan Tahun Baru

Share
Share

Jakarta, situsenergy.com

Pemerintah menjamin pasokan BBM dan gas pada saat natal dan tahun baru aman. Setidaknya ada lima badan usaha menyatakan kesiapannya untuk penyediaan BBM, gas, dan listrik pada masa libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019. Kelima badan usaha tersebut adalah PT Pertamina (Persero), PT AKR Corporindo Tbk, PT PLN (Persero), PT PGN (Persero) dan PT Pertagas Niaga.

Fanshurullah Asa selaku Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), menyatakan bahwa prediksi puncak konsumsi BBM terjadi tiga kali, yaitu 22 Desember 2018, 31 Desember 2018 dan 5 Januari 2018. Oleh sebab itu pihaknya membentuk Satuan Tugas Posko Nasional ESDM di bawah BPH Migas sebagai penanggung jawab dilaksanakan pada 18 Desember 2018 sampai 8 Januari 2019. Posko Nasional sektor ESDM dibentuk untuk menjamin ketersediaan dan distribus BBM, gas, listrik dan antisipasi bencana geologi menjelang Natal dan Tahun Baru.

“Khusus untuk bahan bakar gas oil puncaknya pada 5 Januari, sedangkan konsumsi avtur dan gas elpiji pada 22 Desember,” kata Fanshurullah dalam konferensi pers Posko Nasional Sektor ESDM di Kantor BPH Migas, Jakarta, Selasa (11/12).

Untuk ketersediaan BBM, Pertamina telah mengantisipasi dengan menambah titik lokasi penyalur, yakni penambahan mobil dispenser, baik di jalan tol, maupun jalan menuju tempat pariwisata dari sembilan menjadi 16 titik.

Selain itu, kantong BBM juga ditambah dari 44 lokasi menjadi 54 lokasi; BBM Kemasan yang disiapkan Pertamina dari 2,5 kilo liter (KL) menjadi 3,7 KL. Pangkalan gas elpiji juga ditambah dari 28 ribu menjadi 37 ribu lokasi.

Fanshurullah menambahkan Satgas Posko Nasional akan melakukan koordinasi dan pengawasan distribusi BBM, gas, dan listrik di titik konsentrasi Natal, seperti Sumatra Utara, Kalimanta Utara, Sulawesi Utara, NTT, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat dan Papua.

“Pada titik jalur wisata yang menjadi konsentrasi satgas, yakni Bukittinggi, Pangkal Pinang, Anyer, Puncak-Bogor, Lembang-Bandung, Yogyakarta, Malang, Bali dan Bunaken-Manado,” katanya. (DIN)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sudah Saatnya Prabowo Juga Pecah Kementerian ESDM Menjadi Kementerian Energi Dan Kementerian Sumber Daya Mineral

Jakarta, situsenergi.com Sudah saatnya pemerintahan Prabowo mempertimbangkan secara serius pemisahan Kementerian Energi...

Sofyano: Danantara Perlu Lanjutkan Merger BUMN Atau Subholding atau Anak Perusahaan BUMN

Jakarta, situsenergi.com Keberhasilan merger subholding di lingkungan PT Pertamina (Persero) patut diapresiasi...

Opini: Danantara Harus Jadi Alat Negara Mengembalikan Saham BUMN ke Pangkuan Bangsa

Oleh: Sofyano ZakariaDirektur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Keberadaan Danantara harus dimaknai...

KAI Perkuat Ketahanan Energi Lewat Angkutan Barang Non-Batubara

Jakarta, Situsenergi.com PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja solid pada awal...