Home ENERGI PEP Asset 4 Siap Tingkatkan Produksi Lapangan Sukowati
ENERGI

PEP Asset 4 Siap Tingkatkan Produksi Lapangan Sukowati

Share
Share

Jakarta, Situsenergy.com

PT Pertamina EP (PEP), melalui unit Asset 4 nyatakan kesiapannya dalam upaya peningkatan produksi di lapangan Sukowati.

“Sesuai dukungan, dorongan & tantangan dari Kepala Divisi Exploitation SKK Migas Wahju Wibowo, saat berkunjung ke Lapangan Sukowati pd 13-Sept 2018 lalu, kami siap untuk melaksanakan amanat tersebut dengan semaksimal mungkin,” ujar Agus Amperianto selaku Asset 4 General Manager.

Lebih lanjut, Agus menambahkan bahwa terkait dengan dukungan semangat dari SKK Migas untuk meningkatkan produksi di lapangan Sukowati tersebut akan kami matangkan dalam pembahasan Rencana Kerja & Anggaran di WP&B 2019, dimana pembahasan awal dalam Pre WP&B 2019 sudah dilaksanakan beberapa hari lalu.

“Harapannya agar upaya peningkatan produksi bisa berjalan lancar, kendala operasi & perijinan dapat diminimalisir, sesuai dukungan kebijakan & anggaran yg didukung penuh oleh BOD PEP dan unsur pimpinan SKK Migas,” kata Agus.

Sebelumnya, dalam kesempatan kunjungan lapangan, SKK Migas mendorong produksi Lapangan Sukowati naik dua kali di Tahun 2019 hingga 20 ribu bopd.

Pertimbangannya adalah kinerja produksi dalam beberapa bulan terakhir.

Sejak dikelola PT Pertamina EP Mei lalu, produksi minyak Lapangan Sukowati bisa mencapai 10 ribu barel per hari (bopd). Padahal awalnya hanya bisa memproduksi 6.800 bopd.

Menurut Wahju, ada 3 langkah prioritas terkait kegiatan operasi & produksi migas, yaitu:

  1. Upaya peningkatan produksi dari lapangan eksisting
  2. Percepatan produksi lapangan baru atau yang sedang dalam tahap pengembangan
  3. Peningkatan jumlah cadangan migas (reserves).

Khusus terhadap lapangan Sukowati yg dikelola oleh Pertamina EP Asset-4, Wahju melihat kondisi dan hasil pekerjaan well services pada dua sumur sebelumnya, dan Wahju merasa yakin & optimis produksi Lapangan Sukowati bisa meningkat secara signifikan tahun depan. Adapun, target tahun ini yang hanya 6.214 bopd. “Kami menantang sekaligus mendorong agar produksi Lapangan Sukowati pada 2019 bisa mencapai 20.000 bopd”, pungkas Kepala Divisi Exploitation Skk Migas, Wahju Wibowo. (Fyan)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sudah Saatnya Prabowo Juga Pecah Kementerian ESDM Menjadi Kementerian Energi Dan Kementerian Sumber Daya Mineral

Jakarta, situsenergi.com Sudah saatnya pemerintahan Prabowo mempertimbangkan secara serius pemisahan Kementerian Energi...

Sofyano: Danantara Perlu Lanjutkan Merger BUMN Atau Subholding atau Anak Perusahaan BUMN

Jakarta, situsenergi.com Keberhasilan merger subholding di lingkungan PT Pertamina (Persero) patut diapresiasi...

Opini: Danantara Harus Jadi Alat Negara Mengembalikan Saham BUMN ke Pangkuan Bangsa

Oleh: Sofyano ZakariaDirektur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Keberadaan Danantara harus dimaknai...

KAI Perkuat Ketahanan Energi Lewat Angkutan Barang Non-Batubara

Jakarta, Situsenergi.com PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja solid pada awal...