Home ENERGI Mampu Lampui Target Produksi, Kinerja PT Pertamina EP Semakin Moncer
ENERGI

Mampu Lampui Target Produksi, Kinerja PT Pertamina EP Semakin Moncer

Share
Pertamina EP
Pertamina EP
Share

Jakarta, situsenergy.com

Anak usaha PT Pertamina (Persero), PT Pertamina EP, mampu menunjukkan kinerja positifnya. Hingga September 2018, capaian produksi minyak dari salah satu lapangan kelolaannya, Sukowati Field, mampu melampaui target produksi. Dari target produksi 6.214 BOPD (barrel oil per day), ternyata mampu mencapai 10.010 BOPD. Capain ini bahkan melebihi rata-rata produksi sebelum alih kelola yang hanya 6.800 BOPD.

Chalid Said Salim, selaku Production & Operation Director PT Pertamina EP, mengatakan paska alih kelola kepada PT Pertamina EP 20 Mei 2018 lalu, manajemen langsung menggenjot produksi dan memaksimalkan kinerjanya untuk mengejar target yang ditetapkan. Namun ternyata di luar perkiraan, justru produksi yang dihasilkan melimpah.

“Alhamdulillah tidak butuh waktu lama , dengan semangat dan sinergi seluruh jajaran kami optimis dan yakin bisa meningkatkan produksi di seluruh wilayah operasi PT Pertamina EP sehingga target 83.000 BOPD bisa kami capai”, ujarnya seperti dikutip dari keterangan resminya, Selasa (4/9).

Sementara itu, Agus Amperianto selaku Asset 4 General Manager menjelaskan bahwa peningkatan produksi Sukowati Field yang terletak di Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Tuban Provinsi Jawa Timur ini, diperoleh antara lain dari aktivitas optimasi program sumuran, acid wash, servis sumur, perbaikan cement bonding dan reaktifasi sumur – sumur yang masih berpotensi. Dengan tambahan produksi dari Sukowati Field tersebut, maka semakin menambah total produksi PT Pertamina EP Asset 4 hingga 17.203 BOPD atau sekitar 123 persen dari target produksi 2018 sebesar 14.032 BOPD.

“Kami memiliki 27 Sumur minyak dengan lima  Sumur diantaranya memiliki produksi terbesar antara lain SKW 27 dengan produksi sekitar 1.659 BOPD, SKW 7 dengan produksi sekitar 672 BOPD, SKW 25 dengan produksi sekitar 743 BOPD, SKW 8C dengan produksi sekitar 927 BOPD dan SKW 18 dengan produksi sekitar 572 BOPD,” kata Agus. (DIN)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sudah Saatnya Prabowo Juga Pecah Kementerian ESDM Menjadi Kementerian Energi Dan Kementerian Sumber Daya Mineral

Jakarta, situsenergi.com Sudah saatnya pemerintahan Prabowo mempertimbangkan secara serius pemisahan Kementerian Energi...

Sofyano: Danantara Perlu Lanjutkan Merger BUMN Atau Subholding atau Anak Perusahaan BUMN

Jakarta, situsenergi.com Keberhasilan merger subholding di lingkungan PT Pertamina (Persero) patut diapresiasi...

Opini: Danantara Harus Jadi Alat Negara Mengembalikan Saham BUMN ke Pangkuan Bangsa

Oleh: Sofyano ZakariaDirektur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Keberadaan Danantara harus dimaknai...

KAI Perkuat Ketahanan Energi Lewat Angkutan Barang Non-Batubara

Jakarta, Situsenergi.com PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja solid pada awal...