Home ENERGI Menteri ESDM: Harga Jual Listrik Energi Tenaga Angin Denmark Kompetitif
ENERGI

Menteri ESDM: Harga Jual Listrik Energi Tenaga Angin Denmark Kompetitif

Share
Share

Jakarta, situsenergy.com

Indonesia perlu menimba ilmu soal Energi Baru Terbarukan (EBT) pada Denmark. Pasalnya, EBT, khususnya energi jual listrik tenaga bayu atau angin sangat murah.

Fakta ini dikisahkan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan. Bahkan mantan Menteri Perhubungan ini juga sempat bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Denmark H.E. Lars Lokke Rasmussen.

Menurut Jonan, harga jual listrik dari tenaga angin di Denmark bisa berada di bawah US$ 4 sen per kWh jika berada di darat dan di bawah US$ 6 sen per kWh jika dibangun di tengah laut.

“Wind power on shore di Denmark itu tarifnya di bawah US$ 4 sen per kWh. Kalau off shore tengah laut atau di perairan di bawah US$ 6 sen per kWh di Denmark,” kata Jonan, Rabu (29/11) di   Jakarta. Tarif listrik renewable energy bukan hanya bisa kompetisi dengan fosil, tapi bisa lebih murah atau lebih kompetitif di bawah US$ 4 sen on shore.

Jonan meyakini tarif listrik dari tenaga angin atau energi baru terbarukan (EBT) bisa semakin murah. PLTB Sidrap 70 MW di Sulawesi Selatan misalnya saat penandatanganan jual beli listrik (Power Purchase Agreement/PPA) dipatok US$ 11 sen per kWh, kini harga jualnya diminta jauh lebih murah. (Fyan)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Transformasi RSPP, Danantara Siapkan Rp581 Miliar

Jakarta, Situsenergi.com BP BUMN dan Danantara mendorong transformasi Rumah Sakit Pusat Pertamina...

PGE Bukukan Laba Bersih US$79,6 Juta pada Semester I 2026

Jakarta, Situsenergi.com PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) mencatat pertumbuhan kinerja keuangan...

Karhutla Mengintai, Pertamina EP Perkuat Warga Bunyu Hadapi Api

Pulau Bunyu, Situsenergi.com Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mendorong Pertamina EP...

MENYOAL RENCANA PEMBENTUKAN BLU SEKTOR ENERGI (1)

Marwan Batubara, IRESS Bulan Agustus 2026 lalu beredar naskah Rancangan Peraturan Presiden...