Home ENERGI BP Mengumumkan Memulai Dua Proyek Hulu Utama
ENERGI

BP Mengumumkan Memulai Dua Proyek Hulu Utama

Share
Share

Jakarta, Situsenergy.com

BP telah mengkonfirmasi dimulainya produksi dua dari tujuh proyek hulu utama lainnya yang diperkirakan akan dipublikasikan pada 2017. Lima dari tujuh proyek ini sekarang telah dimulai.

Juniper di Trinidad dan Persephone di Australia mengikuti awal mula tahap awal pengembangan Delta Sungai Nil Barat di Mesir, proyek gabungan Trinidad Onshore Compression dan pengembangan kembali Quad 204 di Inggris. Dua proyek lagi – tahap pertama pengembangan gas ketat Khazzan di Oman dan pengembangan lapangan gas Zohr di lepas pantai Mesir – diperkirakan akan mulai diproduksi sebelum akhir tahun ini.

Bob Dudley, kepala eksekutif kelompok BP, mengatakan: “Ini adalah tahun yang penting bagi BP dan dengan lima dari tujuh proyek utama kami yang direncanakan sekarang beroperasi, penyampaian rencana kami berjalan dengan baik. Proyek tahun ini akan memberikan bagian penting dari 800.000 boed dari proyek baru yang kami harapkan pada akhir dekade ini. Yang penting, proyek baru ini, dengan biaya pengembangan yang lebih rendah dan margin yang lebih tinggi, juga meningkatkan ketahanan BP terhadap lingkungan harga. ”

Produksi gas dari Juniper mulai sesuai jadwal dan di bawah anggaran. Proyek baru terbesar untuk memulai di Trinidad selama beberapa tahun dan pengembangan lapangan bawah laut pertama BP di Trinidad, Juniper diperkirakan akan meningkatkan kapasitas produksi gas BP Trinidad dan Tobago (BPTT) sekitar 590 MMscfd. Pembangunan tersebut menghasilkan gas dari lapangan Corallita dan Lantana melalui platform Juniper baru, 80 km di lepas pantai tenggara Trinidad dengan kedalaman sekitar 110 m. Gas kemudian mengalir ke hub Mahogany B melalui flowline 10 km yang baru. Juniper adalah platform lepas pantai BPTT ke-14 di Trinidad.

Proyek Persephone di lepas pantai Australia Barat dioperasikan oleh Woodside Energy dan merupakan bagian dari usaha patungan North West Shelf Project. Pembangunannya terdiri dari dua sumur bawah laut yang diikat kembali ke kompleks North Rankin yang sudah ada dengan flowline 7 km. Terletak sekitar 140 km barat laut Karratha, Australia Barat, dalam kedalaman air sekitar 125 m, pada puncak produksi, proyek ini diperkirakan akan menghasilkan sekitar 48 MMscfd jaring gas untuk BP. BP memiliki 16,67% kepemilikan di Persephone.[r/red]

(worldoil 15/8/2017)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

PNBP ESDM Tembus Rp138,37 T di 2025, Bahlil: Harga Turun Bukan Halangan

Jakarta, situsenergi.com Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat kinerja positif...

Hub Biomassa Tasikmalaya–Ciamis Diresmikan, Perkuat Ketahanan Energi Lokal

Jakarta, situsenergi.com Direktur Bioenergi PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) Hokkop...

Kado Tahun Baru! Harga Pertamax Turun, Ini Daftar Lengkap BBM Pertamina

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina (Persero) membuka awal 2026 dengan menurunkan harga bahan...

PLTS Percontohan Diluncurkan Di Pulau Sembur

Batam, Situsenergi.com Kementerian Koperasi bersama Pertamina melalui Pertamina NRE meluncurkan Pembangkit Listrik...