Home MIGAS 15 proyek CCS/CCUS RI Masuk Tahap Studi
MIGAS

15 proyek CCS/CCUS RI Masuk Tahap Studi

Share
Share

Jakarta, Siitusenergi.com

Rancangan regulasi terkait teknologi penangkapan, utilisasi dan penyimpanan karbon atau carbon capture, utilization and storage (CCS/CCUS) dalam kegiatan usaha migas telah selesai melalui proses harmonisasi yang melibatkan kementerian-kementerian lain.

“Pembahasan Permen CCS/CCUS telah melalui proses yang panjang, dari Ditjen Migas diserahkan ke Biro Hukum dan kemudian dilakukan harmonisasi. Pada tahap harmonisasi yang melibatkan kementerian-kementerian lain itu sudah selesai prosesnya,” papar Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Tutuka Ariadji dalam pernyataannya dikutip Rabu (01/02/2023).

Rancangan aturan tersebut saat ini dalam proses pentahapan untuk penerbitan suatu aturan menteri yaitu menunggu persetujuan Presiden. “Sebelum ditandatangani Pak Menteri, perlu persetujuan Presiden,” tambahnya.

Menurut Dirjen Migas, CCS/CCUS merupakan hal baru bagi Indonesia sehingga penyusunan regulasinya dilakukan mulai dari perancangan hingga tahap implementasi.

Direktur Teknik dan Lingkungan Migas Mirza Mahendra menambahkan, teknologi CCS/CCUS merupakan bagian dari petroleum operation, sehingga tidak diperlukan sesuatu yang khusus untuk mekanisme pembiayaannya.

Mirza melanjutkan, perusahaan multinasional saat ini terus didorong untuk mengalihkan investasinya ke kegiatan yang ramah lingkungan dan untuk bidang migas, teknologi CCS/CCUS yang paling tepat adalah menginjeksikan CO2 kembali ke perut bumi untuk meningkatkan produksi. “CCS/CCUS merupakan salah satu pilihan kita untuk tetap berkomitmen terhadap NZE,” kata Mirza.

Pada saat ini terdapat 15 proyek CCS/CCUS di Indonesia yang masuk tahap studi dan diharapkan seluruhnya dapat onstream sebelum 2030. Dari seluruh proyek tersebut, Proyek EGR/CCUS Tangguh yang dikelola BP Berau Ltd, paling maju dibandingkan proyek lainnya dan ditargetkan onstream 2026 dengan potensi CO2 sebanyak 25-32 juta ton selama 10 tahun. Potensi penyimpanan CO2 di Indonesia sekitar 2 giga ton CO2 yang tersebar di berbagai wilayah di tanah air.(SA/SL)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Uji Coba Biodiesel B50 Rampung Semester I 2026, Pemerintah Bidik Stop Impor Solar

Jakarta, situsenergi.com Pemerintah terus mematangkan kebijakan mandatori biodiesel sebagai strategi menekan ketergantungan...

Skor ESG Naik, Pertamina Tetap Peringkat 1 Dunia Sub Industri Integrated Oil and Gas

Jakarta, situsenergi.com Kinerja keberlanjutan PT Pertamina (Persero) terus menguat. Lembaga pemeringkat global...

Patra Jasa Group Turun Langsung! 500 Penyintas Banjir Sumatra Terima Bantuan Kemanusiaan

Jakarta, situsenergi.com Patra Jasa Group bergerak cepat membantu warga terdampak banjir bandang...

Pertamina EP Temukan Sumur Minyak Baru di Adera, Potensi 3.442 BOPD

Jakarta, Situsenergi.com PT Pertamina EP (PEP) Adera Field kembali mencatat temuan penting...