Logo SitusEnergi
Wamen ESDM Sebut Perusahaan Asing (akan) Masuk Mahakam Wamen ESDM Sebut Perusahaan Asing (akan) Masuk Mahakam
Jakarta, situsenergy.com Blok Mahakam masih tetap jadi inceran perusahaan migas asing. Bahkan, disinyalir sudah beberapa perusahaan minyak dan gas bumi (migas) asing mau masuk... Wamen ESDM Sebut Perusahaan Asing (akan) Masuk Mahakam

Jakarta, situsenergy.com

Blok Mahakam masih tetap jadi inceran perusahaan migas asing. Bahkan, disinyalir sudah beberapa perusahaan minyak dan gas bumi (migas) asing mau masuk blok Mahakam. Benarkah?

Wakil Menteri (Wamen) Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar, mengakui bahwa ada beberapa perusahaan migas baik dalam negeri maupun asing yang ingin masuk bekerja sama dengan Pertamina dalam pengelolaan ladang migas tersebut.

“Ada Inpex mau masuk, Total mau masuk. Tapi itu adalah aksi korporasi Pertamina. Diserahkan sepenuhnya ke Pertamina,” tutur  Arcandra kepada wartawan, di Jakarta, Selasa (21/11).

Walaupun demikian pihaknya, lanjut Arcandra, menjamin dan memastikan PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), anak usaha Direktorat Hulu PT Pertamina (Persero) akan mengelola 100% Blok Mahakam di Provinsi Kalimantan Timur per 1 Januari 2018 mendatang.

Jamak diketahui, blok Mahakam selama ini dikelola oleh Total E&P Indonesia. “Insya Allah 31 Desember jam 00.00, 100% akan kembali ke Pertamina,” tegasnya.

Selain itu, dengan diberikannya hak pengelolaan Blok Mahakam pada Pertamina, maka kewajiban dana pemulihan pasca operasi tambang atau Abandonment Site Restoration (ASR), nantinya akan menjadi tanggungan perusahaan. “Iya (Pertamina yang bayar),” ucapnya.

BACA JUGA   Tutuka Ariadji Jadi Dirjen Migas Kementerian ESDM

Arcandra juga akan menyerahkan sepenuhnya kepada Pertamina untuk mencari mitra kerja dalam mengelola blok migas tersebut. Diketahui, sampai saat ini belum ada perusahaan migas dari domestik maupun asing yang resmi menjadi mitra Pertamina. (Fyan)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *