Home ENERGI STRUKTUR BARU PERTAMINA, JALAN PINTAS JUALAN ASET?
ENERGIOPINI

STRUKTUR BARU PERTAMINA, JALAN PINTAS JUALAN ASET?

Share
Share

Oleh : Ferdinand Hutahaean

Dir. Eksekutif Energy Watch Indonesia

Kementerian BUMN baru saja merubah struktur organisasi PT Pertamina dengan istilah -istilah yang terang benderang tujuannya globaliasi, karena memang Pertamina harus menjadi perusahaan kelas dunia. Ini cita-cita lama dan terus menjadi impian bagi negara. Sebuah BUMN yang menguasai hajat hidup orang banyak, go public, go international dan jadi perusahaan kelas dunia. Tahun 2019 Pertamina tercatat di urutan 175 dari 500 Global Fortune. Luar biasa, sebuah prestasi yang patut kita banggakan dan rayakan dengan standing applause. Eitsss jangan lupa, prestasi itu diraih saat struktur organisasi Pertamina belum seperti sekarang dengan istilah-istilah global yang keren. Tidak ada istilah CEO, tidak ada istilah sub holding, yang ada istilah Direktur Utama, direktur dan anak perusahaan. Masih sangat Indonesia tapi mampu meroket ke urutan 175 dari 500 Global Fortune.

Dalam keterangannya, Erick Tohir bahkan secara gambling dan blak-blakan memberi target kepada Nicke Widyawati untuk 2 tahun kedepan harus mampu membawa Sub Holding Pertamina ke pasar saham alias IPO. Waduhhh…!! IPO ini bukankah istilah keren pasar global yang kalau diartikan singkatnya adalah jualan perusahaan? Apakah Erick Tohir sebagai menteri BUMN tidak menyadari perintahnya dan targetnya adalah salah dan menabrak Konstitusi? Kalau BUMN karya-karya itu yang dibuat IPO, mungkin kontroversinya tidak besar. Tapi ini Pertamina, sebuah BUMN yang menguasai hajat hidup orang banyak dan menjalankan amanat konstitusi atas nama Negara, bukan atas nama pemerintah dengan segala macam selera pejabatnya. Bung Erick.., jangan tabrak konstitusi yang mengamanatkan bahwa segala sesuatu yang menyangkut hajat hidup orang banyak wajib hukumnya dikuasai oleh negara. Lantas mengapa mau di IPO kan? Mengapa mau dijual? Ahhhh… jangan bikin BUMN ini seperti milik pribadi dengan saham 100% perusahaan keluarga. Beda bung… sangat beda..!!

Struktur baru Pertamina dengan segala perubahannya yang menunjukkan bahwa Pertamina akan menjadi perusahaan dunia, masih bisa diterima dengan para pejabatnya. Terlebih Ibu Nicke yang terpilih untuk tetap memimpin Pertamina adalah tepat dengan segala prestasinya. Namun dengan merubah struktur untuk tujuan jualan perusahaan adalah sesuatu yang salah dan kita pertanyakan niatnya. Padahal untuk menjadi perusahaan dunia itu tidak selalu harus jadi perusahaan terbuka, tidak harus go public, tidak harus jualan diri.

Bung Erick, jangan melangkah terlalu jauh, jangan lupa anda itu pemerintah yang mewakili negara, dan jangan lupa bahwa ada amanat-amant negara didalam konstitusi yang harus dipatuhi. Bekerjalah sesuai aturan, dan jangan pernah menabrak Konstitusi atau anda akan ditabrak oleh negara, ditabrak oleh rakyat sebagai pemegang kedaulatan negara. Hati-hati pak…!! Jangan jadikan struktur baru ini sebagai jalan pintas jualan asset, jualan negara dan jualan kedaulatan[•]

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

PNBP ESDM Tembus Rp138,37 T di 2025, Bahlil: Harga Turun Bukan Halangan

Jakarta, situsenergi.com Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat kinerja positif...

OPINI SZ: Apresiasi Tinggi Untuk Mereka Yang Berbuat Demi Kemanusiaan Pada Bencana Alam

Bencana banjir bandang yang melanda beberapa wilayah di Aceh, Sumatera Barat, dan...

Hub Biomassa Tasikmalaya–Ciamis Diresmikan, Perkuat Ketahanan Energi Lokal

Jakarta, situsenergi.com Direktur Bioenergi PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) Hokkop...

OPINI SZ : Maduro Ditangkap Amerika: Bagaimana dengan Harga Minyak, dan Ujian Kepentingan Indonesia

Penangkapan Nicolás Maduro oleh Amerika Serikat bukan sekadar peristiwa hukum atau diplomatik.Ia...