Logo SitusEnergi
SKK Migas Himbau KKKS Lakukan Efisiensi SKK Migas Himbau KKKS Lakukan Efisiensi
Jakarta, situsenergy.com Dengan menurunannya nilai investasi di sektor hulu minyak dan gas bumi (migas) disebabkan rendahnya harga minyak dunia  berdampak pada turunnya produksi migas.... SKK Migas Himbau KKKS Lakukan Efisiensi

Jakarta, situsenergy.com

Dengan menurunannya nilai investasi di sektor hulu minyak dan gas bumi (migas) disebabkan rendahnya harga minyak dunia  berdampak pada turunnya produksi migas.

Upaya agar mampu bertahan menghadapi “tamparan” sektor hulu migas ini, pemerintah dan investor serta industri pendukung dituntut untuk melakukan efisien.

Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas), Amien Sunaryadi,  mengatakan,  efisiensi harus didorong di segala bidang, tak terkecuali operasional kantor mulai dari sewa gedung, transportasi untuk mobilisasi pekerja, fasilitas dan peralatan kantor, fasilitas kedinasan, hingga travel dan akomodasi perjalanan dinas.

“SKK Migas terus berusaha menjaga kesinambungan kegiatan hulu migas, berupaya untuk terus efisien di berbagai aspek, termasuk menjaga iklim investasi agar industri ini tetap menarik bagi investor,” katanya dalam keterangan tertulisnya, pekan lalu.

Menurutnya, salah satu efisiensi yang dapat diimplementasikan dari upaya penekanan biaya operasional adalah gedung, pengurangan luas area ruang kantor yang disewa, diharapka dapat menghemat Rp70 miliar untuk lima tahun.

Disamping itu, efisiensi anggaran untuk rapat luar kantor mulai 2017 ini diperkirakan mencapai Rp51 miliar per tahun.

BACA JUGA   Peran Pertamina Terancam Akibat RUU Cipta Lapangan Kerja Klaster Migas

Sementara, Kepala Divisi Fasilitas Kantor dan Keuangan SKK Migas, Sapta Nugraha,  mengatakan, kesadaran akan efisiensi dalam biaya operasional sudah mulai dimiliki para kontraktor.

Dalam pengajuan anggaran general affairs oleh seluruh kontraktor kontrak kerja sama dalam rencana program dan anggaran (WP&B) 2017, memberikan kontribusi efisiensi senilai Rp350 miliar.

Dikatakannya, hal ini bisa dicapai melalui komunikasi dan koordinasi intensif, terbentuknya kelompok kerja, serta rekomendasi standarisasi pengelolaan general affairs. (mul)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *