Home ENERGI Serahkan Blok Masela Ke Asing Penghianatan Terbesar Pada Bangsa
ENERGIOPINI

Serahkan Blok Masela Ke Asing Penghianatan Terbesar Pada Bangsa

Share
Share

Oleh : Salamuddin Daeng

Belum tuntas perdebatan siapa antek asing antara Capres Jokowi dan Prabowo saat pilpres 2019, Bangsa Indonesia kembali dikejutkan oleh kebijakan Pemerintah menyerahkan bulat bulat blok Masela kepada pihak Asing yakni INPEX.

Seharusnya Pemerintah menyerahkan blok gas terbesar di dunia ini kepada Pertamina, BUMN terbesar di tanah air yang saat ini tengah giat mengembangkan usaha Gas termasuk LNG. Selain itu Pertamina juga baru saja melakukan Holding dengan Perusahaan Gas Negara (PGN) untuk memaksimalkan bisnis gas. Jika pun asing harus terlibat maka dia hanya boleh memegang sebagian kecil saham dengan tetap BUMN sebagai mayoritas.

Alasan pemerintah menyerahkan ke asing dengan harapan asing membawa investasi. Padahal investasi INPEX dan kawan kawannya di Blok Masela akan menggunakan skema Cost Recovery, yang berarti investasi Inpex yang rencana sebesar 20 miliar dolar seluruhnya diganti oleh negara.

Siapa INPEX ? Perusahaan asal Jepang berinvestasi di Indonesia sejak awal pendiriannya, dengan ditandatangani kontrak pada tanggal 21 Februari 1966 dengan nama perusahaan North Sumatra Offshore Petroleum Exploration Co., Ltd.. Sejak itu INPEX terus mengembangkan investasinya di berbagai wilayah Indonesia

INPEX juga mendapatkan hak untuk melakukan kegiatan eksplorasi di Blok Masela melalui penandatanganan kontrak Masela PSC pada tanggal 16 November 1998. Sejak saat itu INPEX melalui INPEX Masela Ltd telah melakukan kegiatan eksplorasi hidrokarbon di Blok ini, dengan kepemilikan saham 100%.

Menyerahkan Blok Masela kepada asing secara Bulat bulat merupakan kebijakan yang membahayakan keselamatan bangsa dan kedaualatan negara atas minyak dan gas. Mengingat bangsa Indonesia sedang giat untuk mengurangi konsumsi energi yang mengandung CO2 tinggi seperti minyak dan barubara, dan meningkatkan konsumsi energi ramah lingkungan. Kebijakan menyeahkan bulat bulat blok Masela ke asing jelas membahayan.

Lagi pula wilayah blok.Masela sangat luas. Membelah antara bagian tengah dan timur wilayah Indonesia dari utara sampai selatan berdempetan dengan Australia. Ini samgat membahayakan karena menyangkut kedaulatan bangsa dan negara, keamanan dan ketahanan nasiomal secara keseluruhan.

Sebagaimana diketahui Blok Masela sendiri, dengan luas area saat ini lebih kurang 4.291,35 km², terletak di Laut Arafura, sekitar 800 km sebelah timur Kupang, Nusa Tenggara Timur atau lebih kurang 400 km di utara kota Darwin, Australia, dengan kedalaman laut 300 – 1000 meter.

Jadi apa yang akan diperjuangkan lagi oleh presiden Jokowi dalam Periode kedua pemerintahnya ini, jika cadangan gas abadi yang terbesar di Indonesia ini kembali di serahkan kepada asing. Bagaimana dengan nasib para nelayan Indonesia timur Papua, Maluku, NTT, NTB yang akan kehilangan wilayan kelola mereka akibat penguasaa blok gas ini oleh asing? Secara bulat bulat ! [•••]

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

PNBP ESDM Tembus Rp138,37 T di 2025, Bahlil: Harga Turun Bukan Halangan

Jakarta, situsenergi.com Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat kinerja positif...

OPINI SZ: Apresiasi Tinggi Untuk Mereka Yang Berbuat Demi Kemanusiaan Pada Bencana Alam

Bencana banjir bandang yang melanda beberapa wilayah di Aceh, Sumatera Barat, dan...

Hub Biomassa Tasikmalaya–Ciamis Diresmikan, Perkuat Ketahanan Energi Lokal

Jakarta, situsenergi.com Direktur Bioenergi PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) Hokkop...

OPINI SZ : Maduro Ditangkap Amerika: Bagaimana dengan Harga Minyak, dan Ujian Kepentingan Indonesia

Penangkapan Nicolás Maduro oleh Amerika Serikat bukan sekadar peristiwa hukum atau diplomatik.Ia...