Home ENERGI RUPS PT TIMAH Tahun Buku 2018 Setujui Bagikan Deviden 35%
ENERGI

RUPS PT TIMAH Tahun Buku 2018 Setujui Bagikan Deviden 35%

Share

Aktifitas bongkar muat Timah di Pelabuhan sunda Kelapa, Jakarta (19/12). Setelah sempat terhenti, Asosiasi Timah Indonesia (ATI) memperkirakan ekspor timah bulan ini akan tumbuh 127 persen dibanding Nobember, kenaikan ini disinyalir berasal dari produsen yang mangkir dari komitmen moratorium ekspor timah. KONTAN/Muradi/19/12/2011

Share

Jakarta, situsenergy.com

TIMAH Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2018. Dalam RUPS tersebut diputuskan bahwa korporasi membagikan deviden sebesar 35 % dari laba yaitu Rp185,97miliar atau sebesar Rp24,97 per lembar saham kepada pemegang saham dan Rp345,38 untuk cadangan yang belum ditentukan penggunaannya.

Disamping itu, RUPS juga memutuskan terjadi perubahan Nomenklatur antara lain berupa pemisahan antara Direktorat Pengembangan Usaha dan Niaga menjadi dua Direktorat, yaitu Direktorat Pengembangan Usaha dan Direktorat Niaga.

Rapat menyetujui Ir. Purwoko, MBA untuk menduduki jabatan sebagai Direktur Niaga. Selain itu nama Direktorat SDM & Umum menjadi Direktorat Sumber Daya Manusia.

Perubahan Pengurus Perseroan juga  terjadi pada jajaran Dewan Komisaris dimana Satriya Hari Prasetya digantikan oleh Irjen Pol. Drs Bambang Sunarwibowo, M.Hum.

Usai RUPS Direktur Utama PT TIMAH Tbk, Mochtar Riza Pahlevi Tabrani mengatakan, PT TIMAH berhasil meningkatkan kinerja yang ditandai dengan peningkatan laba bersih akhir periode sebesar 6% dari tahun lalu. Perseroan berhasil membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp531.359.214.004,- (Lima Ratus Tiga Puluh Satu Miliar Tiga Ratus Lima Puluh Sembilan Juta Dua Ratus Empat Belas Ribu Empat Rupiah)

“Strategi peningkatan kinerja telah dilaksanakan secara konsisten. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan kinerja keuangan maupun kinerja operasi,” Mochtar Riza Pahlevi Tabrani di Jakarta, Selasa (23/4/2019).

Mochtar Riza Pahlevi Tabrani menambahakan, pada tahun 2018, Perseroan mengeluarkan belanja modal (capital expenditure) sebesar Rp.1.185 miliar yang dialokasikan untuk peningkatan kapasitas pada mesin dan instalasi, sarana pendukung produksi, rekondisi dan replacement serta untuk pembangunan teknologi Fuming yang digunakan untuk memproses kembali tin slag (non valued material) yang saat ini tidak bisa diambil dengan menggunakan tanur yang ada, serta teknologi Ausmelt untuk memproses kadar bijih timah antara 40% – 60%.

Belanja modal tersebut, kata  Riza Pahlevi, telah berhasil meningkatkan volume produksi bijih timah sebesar 43% dari 31,178 ton pada akhir tahun 2017 menjadi 44,514 ton pada akhir tahun 2018.dan meningkatkan volume penjualan logam menjadi 33.818 metrik ton dari tahun sebelumnya sebesar 29.914 metrik ton dan sampai dengan akhir tahun 2018 tercatat penjualan logam timah sebesar 33.818 Mton atau naik 13% dibandingkan tahun 2017 sebesar 29.914 Mton. (Mul)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

PNBP ESDM Tembus Rp138,37 T di 2025, Bahlil: Harga Turun Bukan Halangan

Jakarta, situsenergi.com Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat kinerja positif...

Hub Biomassa Tasikmalaya–Ciamis Diresmikan, Perkuat Ketahanan Energi Lokal

Jakarta, situsenergi.com Direktur Bioenergi PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) Hokkop...

Kado Tahun Baru! Harga Pertamax Turun, Ini Daftar Lengkap BBM Pertamina

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina (Persero) membuka awal 2026 dengan menurunkan harga bahan...

PLTS Percontohan Diluncurkan Di Pulau Sembur

Batam, Situsenergi.com Kementerian Koperasi bersama Pertamina melalui Pertamina NRE meluncurkan Pembangkit Listrik...