Home MIGAS Petro Dollar Bisa DiTaklukan Dengan Minyak Jelantah
MIGAS

Petro Dollar Bisa DiTaklukan Dengan Minyak Jelantah

Share
Pertamina Peta Jalan Net Zero Emission
Share

Oleh : Salamuddin Daeng

Serangan AS ke Venezuela menjadi pelajaran berharga bagi kementerian ESDM bagaimana mengelola energi ke depan. Mengingat perang, agresi, invasi dalam dua dekade terakhir adalah pertarungan hidup mati rezim 1971 yakni Petro dollar sistem. Modus operasi utama adalah menciptakan gangguan atas minyak sehingga menjadi gangguan atas stabilitas dan keamanan nasional.

Satu satunya cara bertahan adalah mengajak semua rakyat terlibat menghadapi gangguan terhadap energi, terutama migas. Cara inclusive dengan melibatkan semua rakyat untuk berpartisipasi dalam ketahanan enegi adalah kunci agar dapat bertahan. Rakyat harus dilibatkan mengumpulkan energi, memproduksi, berkontribusi dan ikut menikmati hasil hasil energi atau mendapatkan pendapatan dari usaha di bidang energi.

Program minyak jelatah yang digadang-gadang Pertamina adalah konsep yang sangat bagus yang merupakan menifestasi sistem Hankamrata atau sistem pertahanan rakyat semesta dalam sektor energi minyak. Program ini dapat menjadi bukti keterlibatan rakyat langsung dalam menjaga ketahanan, stabilitas dan bahkan swasembada energi sekarang ke depan. Hankamrata yang dimanifestasikan dalam bentuk keterlibatan rakyat secara ekonomi membantu negara dan membantu sekaligus ekonomi rumah tangganya sendiri.

Keberhasilan program ini akan membantu pemerintah dalam menekan impor solar dan menekan subsidi APBN terhadap solar. Rakyat berkontribusi langsung terhadap neraca perdagangan Indonesia dan sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan ruang fiskal dalam membiayai pembangunan. Selain itu rakyat juga berkontribusi dalam menjaga lingkungan hidup, mengurangi Co2 dan menambah portofolio pertamina dalam Net Zero Emmision (NZE).

Tidak sulit bagi Pertamina dalam menjalankan program ini, dikarenakan Pertamina adalah organisasi dengan struktur paling luas di Indonesia, memiliki Pom Bensin sampai ke kabupaten bahkan kecamatan, memiliki pangkalan LPG sampai ke kampung kampung dan memiliki SDM yang sangat besar. Tidak diragukan Pertamina akan dapat menjalankan program ini secara optimal.

Dengan konsep Hankamrata terutama dalam bidang energi maka Pertamina dan Indonesia tidak perlu takut dengan gangguan apapun dalam geopolitik, tidak perlu terganggu ekonominya atas serangan dari negara manapun kepada negara lain yang ditujukan untuk menciptakan instabilitas ekononomi, atau kekacauan dalam rantai supply energi global. Minyak jelatah adalah strategi terbaik dan inclusive dalam menghadapi provokasi petrodolar dalam menciptakan ancaman energi global. Minyak jelatah mengambil slogan “Dari Rakyat, Oleh Rakyat dan Untuk Rakyat.

Jadi dengan demikian Indonesia tidak “pegang telor” menghadapi petrodolar, namun melangkah tegap dengan menepuk dada. Seperti dulu selalu lantang “Ini dadaku mana dadamu” minyak jelatah adalah bisa memenangkan pertarungan melawan petro dollar.

Gerakan Trump atau perang sporadis lain yang menggangu stabilitas energi global dapat kita hadapi dengan minyak jelantah yang melimpah. Potensi pengumpulan mencapai 4 juta ton. Jumlah ini adalah angka yang sangat significant karena dapat menghentikan impor solar sama sekali. Karena minyak jelantah bahan bakar terbaik yang sangat ramah lingkungan dan bisa menekan limbah rumah tangga secara significant.

Ada satu kekuatan lagi yang bisa menjadi cadangan (stock) bagi usaha menjaga stabilitas pasar keuangan nasional yakni stok batu akik kita yang sangat besar. Pemerintah juga perlu membuat batu akik bond, Sungai daereh bond, bacan bond, Kalimaya Bond, dll. Mengingat transaksi batu akik Indonesia nilainya berkisar antara Rp. 50-100 triliun jika diukur dalam seluruh rantai supply yang ada. [•]

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Patra Jasa Group Turun Langsung! 500 Penyintas Banjir Sumatra Terima Bantuan Kemanusiaan

Jakarta, situsenergi.com Patra Jasa Group bergerak cepat membantu warga terdampak banjir bandang...

Pertamina EP Temukan Sumur Minyak Baru di Adera, Potensi 3.442 BOPD

Jakarta, Situsenergi.com PT Pertamina EP (PEP) Adera Field kembali mencatat temuan penting...

Ekspor Migas Tertekan, Defisit Perdagangan Kian Melebar di Akhir 2025

Jakarta, situsenergi.com Tekanan pada ekspor minyak dan gas bumi (migas) Indonesia semakin...

Pipa Gas TGI Meledak di Riau, Api Menyembur 15 Meter dan Picu Kepanikan Warga

Jakarta, situsenergi.com Sebuah pipa gas milik PT Trans Gas Indonesia (TGI) meledak...