Logo SitusEnergi
Pertamina EP Tingkatkan Pasokan Gas ke Fasilitas Produksi Pondok Makmur Pertamina EP Tingkatkan Pasokan Gas ke Fasilitas Produksi Pondok Makmur
Cikarang, situsenergy.com Cikarang Tegal Pacing Development Project (CTDP) yang dioperatori oleh PT Pertamina EP, anak perusahaan PT Pertamina (Persero) dan merupakan kontraktor kontrak kerja... Pertamina EP Tingkatkan Pasokan Gas ke Fasilitas Produksi Pondok Makmur

Cikarang, situsenergy.com

Cikarang Tegal Pacing Development Project (CTDP) yang dioperatori oleh PT Pertamina EP, anak perusahaan PT Pertamina (Persero) dan merupakan kontraktor kontrak kerja sama dibawah SKK Migas, akan meningkatkan (ramp up) pasokan gas ke fasilitas produksi utama (Block Station) Pondok Makmur, Bekasi, Jawa Barat  hingga 14 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) sesuai target dari SKK Migas.

Saat ini, CTDP mengalirkan gas (gas in) ke Block Station Pondok Makmur sebesar 6,4 MMSCFD. “Proses gas in ini sejalan dengan kebijakan manajemen PT Pertamina (Persero) untuk mempercepat monetisasi temuan eksplorasi di struktur Tegal Pacing,” ujar  Presiden Direktur PT Pertamina EP Nanang Abdul Manaf pada wartawan, Kamis (20/12) di Cikarang Bekasi.

Menurutnya, gas dari CTDP dikumpulkan di Block Station Pondok Makmur Bekasi, yang memiliki kapasitas produksi mencapai 42 MMSCFD dan sekitar 4.000 barel likuid per hari. Gas kemudian dipasok untuk memenuhi kebutuhan pembeli domestik.

“Gas dari Block Station Pondok Makmur disalurkan ke beberapa perusahaan, diantaranya adalah PT Pembangkitan Jawa Bali Muara Tawar sebanyak 20 MMSCFD untuk kebutuhan listrik dan PT Pertamina Gas (Pertagas) sebesar 3,5 MMSCFD, untuk dijadikan LPG,” paparnya.

BACA JUGA   Empat TBBM Masuk Daftar Paling Efisien di Dunia

Dia menjelaskan, produksi gas dari Pondok Makmur dikerjasamakan dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bekasi. Sementara itu, kondensat yang diproduksi Lapangan Pondok Makmur digunakan untuk kebutuhan Pertamina.

Sementara General Manager CTDP, Indra Priyatna mengatakan, pengembangan lapangan Cikarang-Tegal Pacing mampu mengalirkan gas mencapai 14 MMSCFD, dengan masa produksi selama tujuh tahun (usia plateau). Sedangkan total cadangan diperkirakan bertahan hingga masa kontrak Pertamina EP sebagai KKKS berakhir pada 2035.

“Target produksi sebesar 14 MMSCFD tersebut diproyeksikan didapatkan dari enam sumur. Dan Alhamdulillah saat ini, dari dua sumur yang sudah mengalir, yaitu Sumur TGP-03 dan Sumur TGP-05, total produksi mencapai 6,4 MMSCFD,” ujarnya.

Indra menjelaskan, kelancaran proyek pengembangan di Struktur Tegal Pacing tidak lepas dari kerja sama semua pihak, antara lain Para Mitra, Perum Jasa Tirta (PJT), Aparat Pemerintahan, dan Masyarakat sekitar lokasi pengeboran.

“Segenap Manajemen CTDP, PT Pertamina EP mengucapkan rasa syukur dan terimakasih atas dukungan semua pihak terkait,” ujar Indra merespons kesuksesan dan kelancaran kegiatan CTDP selama ini. (Fyan)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *