Home ENERGI Pemerintah Baru Bayar Utang Ke PLN Rp7,7 Triliun
ENERGI

Pemerintah Baru Bayar Utang Ke PLN Rp7,7 Triliun

Share
Share

Jakarta, Situsenergy.com

Akhirnya pemerintah membayar utangnya kepada PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN meski belum bisa penuh. Total pembayaran yang sudah dilakukan pemerintah per Juni 2020 sebesar Rp7,7 triliun dari total kewajiban utang Rp45 triliunan.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Rida Mulyana, mengatakan bahwa pembayaran ini merupakan kompensasi kepada PLN karena selama 2018-2019 tidak melakukan penyesuaian tarif meskipun berbagai indikator penentuan tarif mengalami kenaikan.

“Jumlahnya Rp45 triliun menurut info kemarin sudah mulai dibayarkan pemerintah Rp7,7 triliun yang dibayarkan ke PLN. Sedikit banyak lebih menyehatkan PLN,” ucapnya dalam konferensi pers virtual, Selasa (11/8)

Rida mengatakan di tengah pandemi covid-19, keuangan PLN tetap diperhatikan. Pasalnya selama pendemi covid-19 PLN telah melaksanakan berbagai penugasan dari pemerintah. Oleh sebab itu wajib bagi pemerintah untuk tetap memperhatikan keseimbangan keuangan PLN.

“Dalam hal pemerintah menyusun melaksanakan kebijakan termasuk berupa bantuan. Pada saatnya kami memperhitungkan cashflow PLN,” ucap Rida. (DIN/rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Perusahaan Pelayaran Ini Gaspol Masuk Bisnis LNG, Bidik FSRU hingga FPSO

Jakarta, situsenergi.com PT Buana Lintas Lautan Tbk menyiapkan langkah transformasi besar untuk...

PHR Zona 4 Tancap Gas! Produksi Migas Naik, SKK Migas Kasih Penghargaan

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 kembali mencatat kinerja...

Kabar Baik, Rig PDSI#15.3 Temukan Potensi Sumber Migas

Jakarta, situsenergi.com Rig PDSI#15.3/N110-M milik PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) berhasil...

Pertamina Gaspol! 8.000 Liter Dexlite Dikerahkan untuk Buka Akses Jalan di Sumatera

Sumbagut, situsenergi.com Pertamina ikut tancap gas menangani bencana longsor yang memutus akses...