Home LISTRIK Natal dan Tahun Baru, PLN Listriki 14 Dusun Terpencil NTT
LISTRIK

Natal dan Tahun Baru, PLN Listriki 14 Dusun Terpencil NTT

Share
Natal dan Tahun Baru, PLN Listriki 14 Dusun Terpencil NTT
Share

Kupang, situsenergi.com

Senyum bahagia tampak di wajah Nahor Boki, warga Dusun 3 Desa Kauniki, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang. Setelah bertahun-tahun hidup tanpa akses listrik, ia dan keluarganya kini bersiap menyambut Natal dengan cahaya lampu PLN yang baru saja menjangkau desanya.

“Kami senang sekali akhirnya bisa merasakan masuknya listrik ke dusun kami. Seluruh warga sudah tidak sabar untuk segera memasang listrik di rumah masing-masing,” tutur Nahor dengan mata berbinar.

Cerita seperti Nahor kini terdengar di 14 dusun terpencil yang tersebar di Pulau Timor, Rote, Alor, dan Sabu, Nusa Tenggara Timur (NTT). PT PLN (Persero) melalui PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTT telah menyelesaikan pembangunan infrastruktur kelistrikan yang memungkinkan sekitar 2 ribu keluarga menikmati listrik 24 jam penuh.

Pembangunan infrastruktur ini bukan tanpa tantangan. Medan yang berat dan terpencil menjadi kendala utama. Namun, PLN berhasil membangun jaringan tegangan menengah (JTM) sepanjang 38,97 kilometer sirkuit (kms), jaringan tegangan rendah (JTR) sepanjang 96,03 kms, serta 19 gardu berkapasitas total 950 kilovolt ampere (kVA).

Penjabat Bupati Alor, Zeth Sony Libing, mengungkapkan rasa syukurnya, meski medannya sulit, PLN berhasil mewujudkan mimpi masyarakat untuk menikmati listrik.

“Semoga dengan hadirnya listrik dapat memberikan manfaat yang baik bagi masyarakat setempat,” ujarnya.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan komitmen PLN untuk mewujudkan keadilan energi, termasuk di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

“Listrik adalah kebutuhan primer. Melalui pembangunan ini, kami mendukung Pemerintah dalam memastikan pemerataan listrik sebagai wujud nyata sila kelima Pancasila,” ungkap Darmawan.

Bagi masyarakat di 14 dusun tersebut, hadirnya listrik membawa harapan baru. Tak hanya memungkinkan kehidupan sehari-hari menjadi lebih nyaman, tetapi juga membuka peluang ekonomi, pendidikan, dan sosial yang lebih baik.

“Semoga perayaan Natal dan Tahun Baru 2025 menjadi lebih hangat dan bermakna dengan hadirnya listrik. Kami berharap listrik ini dapat menjadi cahaya kemajuan bagi masyarakat di wilayah ini,” ujar General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono.

Di tengah malam yang dulu gelap, kini mulai terlihat gemerlap lampu-lampu yang menerangi rumah-rumah penduduk. Cahaya itu tidak hanya melambangkan listrik, tetapi juga simbol harapan, kesejahteraan, dan semangat untuk masa depan yang lebih baik.

Natal kali ini benar-benar istimewa di pelosok NTT, bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga tentang kehidupan baru yang dimulai dengan cahaya listrik.()

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

EV Ngebut Saat Nataru! Konsumsi Listrik di SPKLU Melonjak 479%, Sinyal Perubahan Pola Mudik

Jakarta, situsenergi.com Tren kendaraan listrik (EV) kian terasa nyata saat libur panjang...

Gebyar Awal Tahun 2026, PLN Tawarkan Diskon 50% Tambah Daya Lewat PLN Mobile

Jakarta, situsenergi.com PT PLN (Persero) membuka awal tahun dengan insentif menarik bagi...

PLN Mobile Hadirkan AntreEV, Pengisian Mobil Listrik Lebih Lancar Saat Arus Balik Nataru

Jakarta, situsenergi.com PT PLN (Persero) terus memperkuat layanan pengisian kendaraan listrik pada...

Danantara Pacu Huntara Aceh Tamiang, PLN Pastikan Listrik Siap di 600 Unit Hunian

Jakarta, Situsenergi.com PT PLN (Persero) memperkuat dukungan percepatan pembangunan Rumah Hunian Danantara...